JABAR EKSPRES – Suasana malam di Jalan Santoso, Dusun Sukahurip, Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, berubah mencekam. Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, menewaskan seorang pelajar dan melukai tiga orang lainnya.
Peristiwa nahas itu bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi E-2387-SJ yang dikendarai oleh Ilham Dikky Wahyudi (22) melaju dari arah selatan menuju utara. Ia membawa seorang pembonceng bernama Rizko Firmansyah (20). Namun, ketika berada di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikemudikan Ilham tiba-tiba melebar ke sisi kanan jalan.
Situasi semakin tragis ketika dari arah berlawanan, yaitu dari utara menuju selatan, melaju sepeda motor Honda Vario tanpa dilengkapi plat nomor. Pengendara motor tersebut adalah Rasya Tedi Pratama (14), seorang pelajar, yang sedang membonceng temannya, Sastra Adinata (13). Tabrakan keras antara kedua kendaraan yang sama-sama melaju dari arah berlawanan itu pun tak terelakkan.
Baca Juga:Aliansi Anak Bangsa Tasikmalaya Serukan Persatuan dan Tolak ProvokasiinDrive Luncurkan SIAGA di Bandung, Perkuat Respons Keselamatan Pengemudi dan Penumpang
Akibat benturan yang sangat keras, Rasya Tedi Pratama, sang pengendara Honda Vario, mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Langensari 2 untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, nyawa remaja tersebut tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis puskesmas.
Tiga korban lainnya, yaitu pengendara dan pembonceng Honda Beat serta pembonceng sepeda motor Honda Vario, berhasil selamat namun harus menerima perawatan intensif. Mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Asih Husada Langensari untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut akibat luka-luka yang diderita.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Rifqi Faturrohman, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan awal, diduga kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengendara Honda Beat yang melebar ke kanan sehingga tidak dapat menghindari benturan dengan kendaraan dari arah berlawanan.
Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh unit Gakkum Satlantas Polres Banjar. Petugas akan mendalami lebih lanjut faktor-faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan dan kelengkapan surat-surat kendaraan.
