JABAR EKSPRES – Diduga dipicu oleh kesalahan awal melaksanakan audit oleh pihak Yayasan Pendidikan Koperasi (YPK), Rektor Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN University) mengundurkan diri dari jabatannya.
Rektor IKOPIN University, Prof. Ir. Agus Pakpahan, M.S., Ph.D., dikabarkan telah mengundurkan diri dari jabatannya dan diikuti oleh empat wakil rektor pada 9 hingga 11 September 2026 lalu.
Ketika dikonfirmasi, Agus Pakpahan membenarkan kabar mengenai pengunduran dirinya dari jabatan Rektor IKOPIN University.
Baca Juga:23 Kampus Adu Taktik, Format Anyar BWF dan 3v3 Campus League Badminton Regional Bandung Sukses Sedot PerhatianRampung di Semarang, 4 Kampus Terbaik Siap Mengguncang Campus League Badminton Fase The Nationals Bandung
“Informasinya valid. Semuanya mundur, Rektor dan empat Wakil Rektor,” katanya, Kamis (17/9/2026).
Agus menerangkan, dalam keputusan pengunduran diri dari jabatan, dirinya mengaku jika keempat wakil rektor yang turut mengundurkan diri itu, mengambil langkahnya atas keputusan pribadi mereka.
“Saya tidak mengajak mereka, tapi keputusan empat wakil rektor adalah keputusan masing-masing,” terangnya.
Informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, empat wakil rektor yang turut mengundurkan diri dari jabatan itu yakni, Prof. Dr. Dinn Wahyudin, MA., Dr. Trida Gunadi, S.E., M.Si., Marsekal Muda (Purn.) Dr. H. Agus Sudarya, SH., S.E., MM., MH., M.Sc., CQnR, dan Prof. Dr. H. Ahmad Subagyo, S.E., M.M., CRBD., CRP., CDMP.,
Agus mengungkapkan, pengunduran dirinya yang kemudian dilakukan juga oleh empat wakil rektor tersebut, didasari oleh adanya kesalahan awal melaksanakan audit oleh pihak YPK, yang menyebutkan jika IKOPIN mengalami defisit pendapatan mencapai 1.000 persen.
Padahal, lanjut Agus, ketika dilakukan diaudit ulang oleh Tim audit independen, IKOPIN tidak defisit 1.000 persen tapi hanya mengalami penurunan defisit pendapatan sekira 50 persen.
Diketahui, YPK merupakan yayasan yang menaungi Universitas Koperasi Indonesia alias IKOPIN University, yang kampusnya itu berlokasi di wilayah Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:Si Kembar Keagan Kejar Jejak Sang Kakak, Ingin Tutup Musim Terakhir dengan Gelar DBLMusim Terakhir Pepen Bersama Niners, Misi Mempertahankan Gelar Belum Usai
Selain itu, disampaikan Agus, ledakan amarah dirinya dengan empat wakil rektor tersulut oleh perlakuan YPK yang dinilai tidak mengakui hasil kinerja rektorat.
“Ya, salah satu faktor pemicunya itu, kita punya harga diri, punya reputasi,” ungkapnya.
“Untuk rinciannya nanti disampaikan kembali, ” pungkas Agus. (Bas)
