Komunitas Bike to Work Deklarasikan Nyapeda Nyakola, Dorong Jalur Sepeda Aman untuk Pelajar di Bandung

Komunitas Bike to Work Deklarasikan Nyapeda Nyakola, Dorong Jalur Sepeda Aman untuk Pelajar di Bandung
Komunitas Bike to Work Deklarasikan Nyapeda Nyakola, Dorong Jalur Sepeda Aman untuk Pelajar di Bandung
0 Komentar

JABAR EKSPRES– Upaya mendorong budaya bersepeda ke sekolah sekaligus menciptakan ruang lalu lintas yang lebih aman bagi pelajar terus dilakukan Komunitas Bike to Work (B2W) Bandung. Sebanyak 40 siswa SMP bersama Komunitas B2W mengikuti kegiatan bersepeda dari Pendopo menuju Balai Kota Bandung, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum deklarasi Nyapeda Nyakola, sebuah gerakan yang mendorong pelajar menggunakan sepeda sebagai salah satu moda transportasi menuju sekolah.

Ketua Komunitas Bike to Work (B2W) Bandung, Mochamad Andi Nurfauzi, mengatakan gerakan Nyapeda Nyakola tidak hanya berfokus pada kebiasaan bersepeda di kalangan pelajar.

Baca Juga:Bambu Lab Resmi Hadir di Bandung, Buka Creative Hub Offline Pertama di Jawa BaratScale Up Lebih Cepat, FAS Tawarkan Solusi Operasional End-to-End untuk Brand di Indonesia

Menurutnya, gerakan tersebut juga ingin mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Sunda dalam kampanye bersepeda ke sekolah.

“Jadi kita ingin membawa nilai-nilai kearifan lokal Sunda, bahasa Sunda, terhadap program bersepeda anak-anak ke sekolah,” ujar Andi.

B2W Ingin Petakan Risiko Pelajar Bersepeda

Andi menjelaskan, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam gerakan Nyapeda Nyakola. Pasalnya, pelajar merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang membutuhkan perlindungan lebih baik ketika melakukan perjalanan menuju maupun pulang dari sekolah.

Melalui program tersebut, B2W ingin memetakan berbagai potensi risiko yang dihadapi pelajar saat menggunakan sepeda di jalan raya. Hasil pemetaan itu nantinya diharapkan dapat menjadi dasar untuk mendorong terciptanya jalur sepeda yang lebih aman.

“Tujuannya memang kita bisa memetakan bersama risikonya, kemudian mendorong agar jalur-jalur sepeda, jalur anak-anak bersepeda ke sekolah, lebih aman dan didukung juga untuk keselamatan anak-anak sekolah ini. Jangan sampai ada korban lagi, khususnya anak-anak sekolah di Bandung,” katanya.

B2W memastikan gerakan tersebut tidak berhenti pada deklarasi. Dalam tahap berikutnya, komunitas akan mendatangi sejumlah sekolah untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada para pelajar.

Untuk tahap awal, program tersebut akan menyasar beberapa SMP di Kota Bandung, di antaranya SMPN 55, SMPN 43, SMPN 13, dan SMPN 36 Bandung.

Baca Juga:Road to Give 2026 Kembali Digelar di Bandung, Ajak Masyarakat Berlari untuk Pejuang KankerSilatnas ke-17 di Lembang, IIBF Tegaskan Diri Jadi Sensor Ekonomi dan Mitra Strategis Pemerintah

B2W juga tengah menyiapkan modul edukasi yang dapat dimanfaatkan oleh orang tua dan guru sebelum disosialisasikan kepada para siswa. Pendampingan nantinya dilakukan secara kolaboratif dengan komunitas sepeda yang berada di sekitar lingkungan sekolah.

0 Komentar