JABAR EKSPRES – Aksi perusakan pohon peneduh kembali terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung, Jawa Barat.
Sejumlah pohon diduga sengaja dirusak dengan cara dikuliti, dilubangi menggunakan bor, hingga disuntik cairan elektrolit atau air aki.
Kasus tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung karena pohon-pohon yang berada di ruang publik memiliki fungsi penting sebagai peneduh sekaligus bagian dari penghijauan kota.
Baca Juga:PPPK Penuh Waktu Bakal Jadi PNS? Ini Penjelasan Terbaru PemerintahMahasiswa KKN 5 BKU Gelar 'Germas Sehat', Periksa Kesehatan hingga Olahraga Bersama Lansia di Desa Lamajang
Sebelumnya, polemik terkait pohon juga mencuat setelah adanya penebangan di kawasan simpang Cihapit-Riau yang dikaitkan dengan visibilitas videotron pada sebuah bangunan padel.
Kini, kasus serupa ditemukan di beberapa lokasi lain, termasuk Jalan Pahlawan dan kawasan Kiaracondong.
Pohon Dikuliti hingga Disuntik Air Aki
Modus perusakan yang ditemukan terbilang cukup serius. Pada sejumlah pohon, kulit kayu dikupas secara melingkar mulai dari bagian tengah hingga mendekati akar.
Tidak hanya itu, terdapat pohon yang dilubangi menggunakan bor.
Cairan elektrolit atau air aki kemudian diduga dimasukkan melalui lubang tersebut.
Tindakan seperti ini dapat mengganggu kondisi pohon karena kerusakan pada bagian kulit dan jaringan pengangkut dapat memengaruhi distribusi air serta nutrisi di dalam tanaman.
Pelaku Perusakan Pohon di Bandung Sudah Ditemukan
Wali Kota Bandung M Farhan mengatakan sejumlah pelaku perusakan pohon telah berhasil ditemukan.
Menurut Farhan, pelaku di salah satu lokasi merupakan warga setempat.
Saat ini, yang bersangkutan telah dimintai keterangan dan proses penanganan masih berlangsung.
Baca Juga:SIBERRY: Inovasi Sirup Stroberi dari Dusun 3 Alamendah untuk Tingkatkan Nilai Produk Pertanian LokalPETIK ILMU: Mahasiswa KKN Belajar Budidaya Stroberi dan Teh Bersama Petani Lokal
“Pelakunya sudah (ditemukan), warga setempat dan sedang dibadamikeun,” kata Farhan seusai meresmikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cihanja, Kelurahan/Kecamatan Ciumbuleuit, Selasa (18/8/2026).
Untuk kasus di kawasan Kiaracondong, pelaku juga telah diketahui. Farhan mengungkapkan pohon di lokasi tersebut dirusak dengan cara dibor kemudian disuntik menggunakan cairan aki.
“Yang lain tuh sedang di-BAP juga ya pelakunya, karena yang di Kiaracondong tuh pohon disuntikin air aki. Nah lagi dihukum pelakunya,” ujar Farhan.
Kasus Cijerah Masih Diburu
Penanganan kasus perusakan pohon juga dilakukan di kawasan Cijerah.
Farhan menyebut dua orang telah mengakui keterlibatan dalam kasus tersebut.
Namun, polisi masih memburu dua orang lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
