“Tapi lebih dari itu, mental juara yang penting. Mental juara, sportivitas, kerja keras, dan memiliki karakter tangguh yang disimpan oleh sebuah tim sepak bola yang baik,” tukasnya.
Sementara itu, di tempat yang sama, Yoshua Sirait menuturkan bahwa kompetisi tersebut juga dapat menjadi wadah bagi anak-anak muda pecinta sepak bola untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Semua bisa mengasah skill (kemampuan), apa pun latar belakangnya. Daripada berbuat hal negatif, lebih baik digunakan untuk hal positif,” tuturnya.
“Daripada narkoba, lebih baik bermain sepak bola,” pungkas Yoshua. (Bas)
