JABAR EKSPRES – Sandrinna Michelle kembali menunjukkan totalitasnya dalam menjalani sebuah peran. Kali ini, aktris kelahiran 2007 tersebut dipercaya memerankan sosok Kanaya dalam sinetron SCTV Seindah Masa Remaja.
Dalam sinetron yang mulai tayang sejak 29 Juli 2026 itu, Sandrinna berperan sebagai gadis remaja yang cerdas, mandiri, berprestasi, serta memiliki kepedulian besar terhadap keluarganya.
Karakter Kanaya juga memiliki kehidupan yang dekat dengan dunia remaja. Selain menjalani aktivitas sebagai pelajar di SMA Garuda Utama, Kanaya dipercaya menjadi kapten Tim Dance Glow C. Kondisi tersebut membuat Sandrinna harus memiliki kemampuan menari untuk menunjang perannya di depan kamera.
Baca Juga:SBM ITB Industrial Summit 2026 Dorong Kolaborasi Pemerintah, Kampus, dan Industri Hadapi Ekonomi Globalbank bjb Buka Early Access Jersey PERSIB 2026/2027, Hadirkan Akses Eksklusif bagi Nasabah
Tak ingin tampil setengah-setengah, Sandrinna menjalani latihan dance sebelum proses syuting dimulai. Ia mengaku mendapatkan waktu latihan khusus selama satu pekan untuk mempelajari berbagai koreografi yang akan ditampilkan dalam sinetron tersebut.
“Aku sebenarnya nggak begitu pintar dance, tapi yang pasti sebelum kita syuting kita disuruh latihan dulu selama seminggu untuk dancenya dan emang ngebantu banget dance practice-nya, juga ngapalin koreonya,” ucap Sandrinna saat wawancara virtual dengan awak media, pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurutnya, latihan tersebut sangat membantu proses pendalaman karakter. Selain membuat gerakan lebih luwes, latihan dance juga membuat dirinya lebih percaya diri ketika harus tampil sebagai kapten tim dance di hadapan kamera.
“Aku juga harus latihan koreo selama sepekan. Sejauh ini seru dan aku enjoy,” tuturnya.
Bangun Chemistry dengan Lawan Main
Selain tantangan menari, Sandrinna juga harus membangun chemistry dengan dua aktor muda yang menjadi lawan mainnya, yakni Lazuardy Nasution dan Andy William.
Dalam cerita Seindah Masa Remaja, Kanaya berada di antara dua karakter laki-laki dengan kepribadian yang berbeda. Kondisi tersebut membuat Sandrinna harus membangun dinamika akting yang berbeda ketika berhadapan dengan masing-masing karakter.
Ia mengaku cukup cepat menemukan kecocokan dengan Lazuardy karena usia mereka yang tidak jauh berbeda.
Baca Juga:Kepala Otorita IKN Terima Kunjungan Suharso Monoarfa di KIPP NusantaraDJP dan Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Cegah Potensi Kerugian Negara hingga Rp1 Triliun
“Lazu kan juga seumuran sama aku, jadi kita cepet nyambung. Kalau sama Arga selama kita syuting kayak kita membangun, terus lama-lama menjadi ya udah, jadi terbiasa aja,” ungkapnya.
