SLB Pambudi Dharma 1 Apresiasi Layanan Perpustakaan Kota Cimahi yang Ramah Difabel 

SLB
Guru Pendamping Bidang Kesiswaan SLB Pambudi Dharma 1 Cimahi, Lilis Martinah (Paling Kiri Kerudung Hitam) saat mengunjungi Perpustakaan Kota Cimahi. (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kunjungan siswa SLB Pambudi Dharma 1 Cimahi ke Perpustakaan Kota Cimahi, Jalan Pacinan Nomor 19, Cimahi Tengah, Selasa, 18 Agustus 2026, berlangsung meriah. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus mengenal lebih dekat layanan dan ruang literasi yang tersedia.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Lilis Martinah, guru pendamping bidang kesiswaan SLB Pambudi Dharma 1 Cimahi, menilai pelayanan yang diberikan petugas perpustakaan membuat para siswa merasa nyaman selama mengikuti kunjungan.

“Alhamdulillah, pelayanan yang diberikan sangat menyenangkan. Petugasnya juga ramah dan memberikan pelayanan dengan baik, sehingga anak-anak merasa nyaman selama berada di perpustakaan,” kata dia kepada Jabar Ekspres.

Baca Juga:Perpustakaan Kota Cimahi Buka Ruang Literasi Inklusif bagi Penyandang DisabilitasPerpustakaan Kota Cimahi Tegaskan Komitmen sebagai Ruang Literasi yang Ramah dan Inklusif bagi Difabel

Menurut Lilis, kunjungan tersebut memberikan pengalaman positif, baik bagi siswa maupun pihak sekolah. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai kunjungan sesekali, melainkan dapat diagendakan secara rutin.

“Harapan kami ke depan, kunjungan seperti ini bisa diagendakan secara rutin. Kami juga berharap ada fasilitas-fasilitas penunjang yang semakin mendukung kebutuhan anak-anak difabel, sehingga mereka bisa lebih nyaman dan mudah dalam mengakses layanan serta fasilitas perpustakaan,” ujarnya.

Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pengembangan layanan perpustakaan yang lebih inklusif. Kerja sama antara perpustakaan dan sekolah luar biasa dinilai dapat diperkuat untuk menghadirkan program literasi yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik siswa penyandang disabilitas.

Bagi siswa difabel, kunjungan ke perpustakaan bukan semata aktivitas membaca. Ruang tersebut juga dapat menjadi tempat bagi mereka untuk mengenal lingkungan baru, berinteraksi, mengeksplorasi sumber pengetahuan, sekaligus membangun rasa percaya diri.

Perpustakaan Kota Cimahi pun berupaya menghadirkan pengalaman bahwa perpustakaan merupakan ruang publik yang dapat diakses dan dinikmati siapa saja.

Konsep tersebut menempatkan perpustakaan bukan hanya sebagai tempat menyimpan dan membaca koleksi buku, tetapi juga sebagai ruang interaksi masyarakat.

Dalam konteks layanan publik, perpustakaan juga didorong menjadi ruang yang mampu menjembatani keberagaman. Penyandang disabilitas tidak semestinya hanya ditempatkan sebagai penerima layanan, tetapi sebagai bagian yang setara dalam ekosistem perpustakaan.

Baca Juga:Relokasi Siswa SMPN 14 Cimahi Dievaluasi, Disdik Siapkan Skema BaruPatroli Subuh di Cimahi Berujung Penangkapan, 10 Pemuda Kedapatan Bawa Sajam

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Disarpusda) Kota Cimahi berkomitmen mengembangkan layanan yang semakin inklusif. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan aksesibilitas, penguatan koleksi dan program kegiatan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penciptaan lingkungan perpustakaan yang nyaman bagi seluruh pemustaka.

0 Komentar