Di tengah penguatan koperasi dan digitalisasi ekonomi, Dadang juga mengingatkan pentingnya tata kelola yang bersih.
Ia meminta ASN maupun pengurus koperasi tidak menyalahgunakan kewenangan serta memastikan pengelolaan keuangan dilakukan secara transparan dan profesional.
“ASN itu bukan raja, termasuk saya bupati bukan raja. Tapi ASN dan kita semua adalah sebagai pelayan masyarakat. Kita tingkatkan terus pelayanan dan profesionalisme,” katanya.
Baca Juga:Rachmat Irianto, Wajah Manusiawi Persebaya JuaraPemkab Tasikmalaya Kebut Perbaikan Jalan, Warga Diminta Ikut Menjaga agar Tak Cepat Rusak
Dadang menilai penguatan ekonomi kerakyatan melalui digitalisasi, koperasi, dan UMKM dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung saat ini berada di angka 6,32 persen.
Pemkab Bandung menargetkan angka tersebut terus mengalami peningkatan hingga berada pada kisaran 8–9 persen pada 2029.
“Target itu diharapkan dapat dicapai melalui penguatan sektor ekonomi produktif dan keterhubungan antarpelaku usaha dalam ekosistem digital,” pungkasnya.
