JABAR EKSPRES – Tuberkulosis (TB) Paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru.
Penyakit ini dapat menular melalui percikan droplet yang keluar saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.
Meskipun TB Paru dapat disembuhkan melalui pengobatan yang teratur hingga tuntas, penyakit ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia.
Baca Juga:Dosen dan Mahasiswa Bhakti Kencana University Perkuat Edukasi Kesehatan Melalui Gerakan "SATE PADANG"Mahasiswa KKN Tingkatkan Kapasitas Kader Desa Alamendah Melalui Pelatihan dan Edukasi Penyakit Tidak Menular
Oleh karena itu, edukasi kesehatan menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan, deteksi dini, dan menghilangkan stigma terhadap penderita TB Paru.
Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan edukasi kesehatan mengenai penanggulangan TB Paru diselenggarakan melalui kolaborasi antara Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) dosen dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bhakti Kencana Kelompok 08.
Kegiatan ini dilaksanakan di RW 20 Desa Lamajang dan diikuti oleh 45 warga yang berpartisipasi aktif selama rangkaian acara berlangsung.
Pelaksanaan kegiatan didasarkan pada hasil survei lapangan yang dilakukan melalui wawancara dengan ibu Lina, selaku Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lamajang.
Berdasarkan hasil wawancara tersebut, diketahui bahwa di RW 20 sebelumnya pernah ditemukan beberapa kasus TB Paru.
Namun, seluruh penderita telah menyelesaikan pengobatan hingga tuntas.
Meskipun demikian, Lina menyampaikan bahwa masyarakat tetap perlu mendapatkan edukasi kembali sebagai upaya pencegahan agar tidak muncul kasus baru serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai TB Paru.
Kegiatan edukasi dipandu oleh Alfi Fauziah Hakim, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Bhakti Kencana yang bertindak sebagai moderator.
Baca Juga:Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit pada Semester I 2026, Trafik Data Jawa Barat Naik 16,6 Persen  Enervon Active Ajak Generasi Urban Hidup Lebih Aktif Lewat Level Up After Work 2026
Materi disampaikan oleh Ibu Vivop Martilengga, S.Kep., Ners., M.Kep., selaku dosen Fakultas Keperawatan Universitas Bhakti Kencana, bersama Jian Ayu Silvia, selaku Ketua KKN Universitas Bhakti Kencana Kelompok 08.
Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan edukasi mengenai mitos dan fakta tentang TB Paru, mengenal TB Paru, serta anti stigma terhadap penderita TB Paru.
Materi yang disampaikan meliputi penyebab TB Paru, cara penularan, tanda dan gejala, langkah-langkah pencegahan, pentingnya deteksi dini, kepatuhan menjalani pengobatan hingga tuntas, serta pentingnya menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap penderita TB Paru.
