50 Tahun Darya-Varia, Investasi pada Perempuan Peneliti Jadi Kunci Masa Depan Kesehatan Indonesia

50 Tahun Darya-Varia, Investasi pada Perempuan Peneliti Jadi Kunci Masa Depan Kesehatan Indonesia
50 Tahun Darya-Varia, Investasi pada Perempuan Peneliti Jadi Kunci Masa Depan Kesehatan Indonesia
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memasuki usia emas 50 tahun berkarya di Indonesia, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk tidak hanya merayakan perjalanan panjang sebagai perusahaan kesehatan, tetapi juga mempertegas arah kontribusinya bagi masa depan bangsa. Di tengah berkembangnya tantangan dunia kesehatan dan pesatnya transformasi teknologi, perusahaan farmasi nasional tersebut memilih berinvestasi pada sumber daya manusia, khususnya generasi peneliti perempuan yang diyakini memiliki peran strategis dalam menghadirkan inovasi kesehatan di masa depan.

Komitmen itu diwujudkan melalui penyelenggaraan D-STAR 2026 (Darya-Varia Scholarship for Talented Aspiring Women Researchers) yang kembali digelar untuk tahun ketiga. Mengusung tema “Empowering Women Researchers to Level Up as Future Leaders”, program ini dirancang bukan sekadar menjadi beasiswa, melainkan sebuah ekosistem pembinaan bagi perempuan muda yang memiliki potensi besar di bidang riset kesehatan.

Melalui D-STAR, Darya-Varia memberikan dukungan dalam bentuk pendanaan penelitian, pengembangan kepemimpinan, kesempatan belajar langsung dari praktisi industri, hingga perluasan jejaring profesional. Seluruh rangkaian tersebut dipersiapkan agar para penerima manfaat mampu berkembang menjadi peneliti, inovator, sekaligus pemimpin yang berkontribusi terhadap kemajuan sektor kesehatan Indonesia.

Baca Juga:Konsumsi Kental Manis Sejak Balita Jadi Bom Waktu Lonjakan Penyakit pada AnakTingkatkan Kompetensi Guru, Prodi SaIG UPI x MGMP Geografi Jabar Gelar Pelatihan Google Earth Engine (GEE)

Presiden Direktur PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, dr. Ian Kloer, menegaskan bahwa investasi terhadap talenta muda merupakan bagian penting dari visi perusahaan dalam membangun masa depan kesehatan nasional.

“Pada momentum 50 tahun Darya-Varia, kami ingin memastikan bahwa kontribusi kami tidak hanya hadir melalui produk kesehatan berkualitas, tetapi juga melalui investasi pada talenta yang akan membentuk masa depan kesehatan Indonesia. Kami percaya bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi dan kemajuan ilmu pengetahuan, sehingga penting bagi dunia akademik dan industri untuk bersama-sama menciptakan lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk berkembang dan memimpin,” ujar dr. Ian Kloer dalam keterangan resmi yang diterima di Bandung, Rabu (5/8/2026).

Menjawab Tantangan AI Gender Gap

Penyelenggaraan D-STAR 2026 juga menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Salah satu fokus penelitian tahun ini diarahkan pada pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di bidang kesehatan.

Pemilihan tema tersebut bukan tanpa alasan. Darya-Varia melihat masih adanya kesenjangan partisipasi perempuan dalam pemanfaatan teknologi AI di tingkat global. Berdasarkan data Harvard Business School dan Lean In, laki-laki menggunakan AI generatif secara rutin sekitar 16–22 persen lebih tinggi dibandingkan perempuan. Sementara itu, perempuan baru mengisi sekitar 26 persen posisi sebagai spesialis AI di industri teknologi.

0 Komentar