1.173 Siswa  Jadi Siswa Mandiri Lewat Prestasi Junior Indonesia ( PJI )

Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di seluruh Indonesia membuktikan taji di sektor ekonomi kreat
Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di seluruh Indonesia membuktikan taji di sektor ekonomi kreatif. 
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di seluruh Indonesia membuktikan taji di sektor ekonomi kreatif.

Ketua Pengurus Prestasi Junior Indonesia, Pribadi Setiyanto Para pelajar yang tergabung dalam program Student Company bentukan Prestasi Junior Indonesia (PJI) ini berhasil mencetak pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta melalui pengelolaan 45 perusahaan siswa mandiri.

‘’Puncak program ini ditandai dengan digelarnya ajang Prestasi Junior Indonesia Company of the Year Competition (PJI COY) 2026 di Senayan Park. Jakarta,’’ ujarnya.

Baca Juga:HUT ke-19 Sundawani Indonesia Antara Pesta Budaya dan Tamparan Keras untuk Pemkot BandungAktivis Bandung Barat Kawal Ketat Rotasi Mutasi Pejabat Pemda KBB

Menurutnya, capaian ini makin menegaskan potensi generasi muda di tengah pertumbuhan sektor ekonomi kreatif nasional yang mencatatkan angka Rp1.757,87 triliun pada 2025 dengan menyerap 27,4 juta tenaga kerja.

Penegasan Pendidikan Wirausaha Berbasis Pengalaman Nyata

Pribadi menuturkan, pengembangan ekonomi kreatif menuntut langkah nyata melalui investasi pada kualitas sumber daya manusia sejak bangku sekolah. Pengalaman langsung dalam mengelola bisnis menjadi modal utama pembentukan karakter Wirausaha muda.

Indonesia tidak kekurangan generasi muda kreatif. Tantangan kita adalah menghadirkan lebih banyak generasi yang mampu mengubah kreativitas menjadi inovasi, inovasi menjadi produk, dan produk menjadi nilai tambah bagi masyarakat.

Karena itu, Student Company tidak kami rancang sebagai simulasi bisnis, melainkan sebagai ruang belajar yang mempertemukan pendidikan, dunia usaha.

‘’Program ini juga didampingi dan mentor profesional agar pelajar memperoleh pengalaman nyata membangun usaha sekaligus mengembangkan karakter, kepemimpinan, dan pola pikir kewirausahaan,” kata Pribadi Setiyanto, Minggu (2/8/2026).

Sembilan perusahaan siswa finalis memanfaatkan potensi material lokal seperti pelepah pisang, serat daun nanas, hingga tempurung kelapa menjadi produk bernilai jual tinggi.

Dorongan Pemerintah dan Dunia Industri untuk Talenta Muda

Pentingnya penanaman jiwa wirausaha sejak dini menjadi penekan utama dalam menyiapkan generasi muda yang sanggup menghadapi persaingan bisnis masa depan.

Baca Juga:DPKP Kota Bandung Digoyang Penipuan Proyek, Kadis Pilih BungkamKadin Jabar Tancap Gas Kawal Investasi PSEL Legok Nangka Garapan Sumitomo Corporation

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar mengatakan, Indonesia membutuhkan lebih banyak entrepreneur. Namun menjadi entrepreneur bukan hanya sekedar mendirikan perusahaan, melainkan memiliki jiwa wirausaha dan tujuan yang jelas.

0 Komentar