Dosen dan Mahasiswa Bhakti Kencana University Perkuat Edukasi Kesehatan Melalui Gerakan "SATE PADANG"

Dosen dan Mahasiswa Bhakti Kencana University Perkuat Edukasi Kesehatan Melalui Gerakan \
Dosen dan Mahasiswa Bhakti Kencana University Perkuat Edukasi Kesehatan Melalui Gerakan "SATE PADANG". (sumber: Sri M. R., Dosen Universitas Bhakti Kencana)
0 Komentar

Selanjutnya, pada materi mengenai gangguan kolesterol, peserta memperoleh pemahaman mengenai penyebab meningkatnya kadar kolesterol, dampaknya terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah, serta pentingnya mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans.

Edukasi juga menekankan pentingnya memperbanyak konsumsi buah, sayur, ikan, serta membiasakan aktivitas fisik secara rutin sebagai bagian dari upaya menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Adapun pada materi mengenai asam urat, masyarakat diberikan edukasi mengenai penyebab meningkatnya kadar asam urat, makanan tinggi purin yang perlu dibatasi, pentingnya konsumsi air putih yang cukup, menjaga berat badan ideal, serta perlunya pemeriksaan kesehatan apabila mengalami nyeri sendi yang berulang.

Baca Juga:Mahasiswa KKN Tingkatkan Kapasitas Kader Desa Alamendah Melalui Pelatihan dan Edukasi Penyakit Tidak MenularIndosat Catat Pertumbuhan Double Digit pada Semester I 2026, Trafik Data Jawa Barat Naik 16,6 Persen  

Yang menjadi keunggulan dari kegiatan ini adalah tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai penyakit, tetapi juga memperkenalkan konsep manajemen terapi mandiri.

Masyarakat diajak memahami bahwa pengendalian penyakit degeneratif tidak hanya bergantung pada obat-obatan, tetapi juga dipengaruhi oleh kepatuhan menjalankan pola hidup sehat, mengatur pola makan, berolahraga secara rutin, mengelola stres, serta melakukan pemantauan kesehatan secara berkala.

Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Tim dosen juga menggunakan metode diskusi dan tanya jawab sehingga masyarakat dapat menyampaikan berbagai permasalahan kesehatan yang mereka alami.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait pola makan sehat, penggunaan obat yang benar, hingga cara mencegah komplikasi penyakit.

Manfaat Bagi Mahasiswa

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 16, kegiatan ini menjadi pengalaman pembelajaran yang sangat berharga.

Mereka tidak hanya berperan sebagai panitia pelaksana, tetapi juga terlibat dalam proses identifikasi masalah kesehatan, penyusunan media edukasi, koordinasi dengan pemerintah desa dan kader kesehatan, hingga pelaksanaan penyuluhan.

Baca Juga:Enervon Active Ajak Generasi Urban Hidup Lebih Aktif Lewat Level Up After Work 2026Telkom Gelar Forum Kolaborasi Nasional untuk Perkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun kompetensi sebagai calon tenaga profesional yang memiliki kemampuan akademik sekaligus kepekaan sosial.

Kolaborasi antara dosen lintas fakultas dan mahasiswa juga menunjukkan bahwa penyelesaian masalah kesehatan memerlukan pendekatan multidisiplin.

Sinergi tersebut menghasilkan program edukasi yang lebih komprehensif karena memadukan berbagai perspektif keilmuan dalam memberikan solusi bagi masyarakat.

Pemerintah Desa Cikawao dan para kader kesehatan menyampaikan apresiasi kepada Bhakti Kencana University atas terselenggaranya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini.

0 Komentar