Pemkab Tasikmalaya Genjot Program Bedah Rumah, Target 1.740 Unit Rampung pada 2026

Bupati Cecep saat menyerahkan bantuan Bedah Rumah secara simbolik
Bupati Cecep saat menyerahkan bantuan Bedah Rumah secara simbolik/Foto: Pemkab Tasikmalaya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya terus mempercepat pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Hingga pertengahan 2026, realisasi program tersebut menunjukkan progres yang cukup signifikan dengan ratusan unit rumah mulai memasuki tahap pembangunan.

Salah satu penerima manfaat, Hodijah, warga Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, menerima bantuan secara simbolis sebagai penanda dimulainya penyaluran BSPS kepada ratusan warga lainnya. Bantuan tersebut menjadi awal proses pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan.

Baca Juga:24th Annual National Summer Classic 2026: Tim Putri DBL All-Star Juara, Putra Peringkat TigaMilangkala ke-394 Kabupaten Tasikmalaya Hadirkan Puluhan Agenda, Puncak Perayaan Digelar 24–26 Juli 2026

Percepatan pelaksanaan program yang merupakan inisiatif Pemerintah Pusat itu dilakukan melalui koordinasi intensif antara Pemkab Tasikmalaya dengan berbagai pihak, sehingga proses administrasi, verifikasi, hingga penyaluran bantuan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, didampingi Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Dadan Rudiana, mengatakan hingga Juli 2026 terdapat target sebanyak 1.740 unit rumah yang akan memperoleh bantuan BSPS.

Dari total target tersebut, sebanyak 193 unit telah berstatus Real SK atau Surat Keputusan penerima telah diterbitkan sehingga proses pembangunan sudah berjalan maupun siap dilaksanakan.

Selanjutnya, 107 unit telah dinyatakan lolos verifikasi lapangan dan tinggal menunggu penerbitan SK, sedangkan 1.440 unit lainnya masih berada dalam kuota yang diproses secara bertahap.

“Seluruh tahapan terus kami kawal agar target 1.740 unit rumah dapat terealisasi sesuai rencana. Kami ingin bantuan ini benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan prosesnya berjalan tepat waktu,” ujar Deden dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7/2026).

Menurut Deden, Program BSPS tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak.

“Program ini bukan sekadar membangun dinding dan atap, tetapi juga membangun martabat serta meningkatkan kesejahteraan keluarga berpenghasilan rendah dengan semangat gotong royong,” katanya.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Ajak Semua Elemen Wujudkan Zero Stunting, Tekankan Pencegahan Agar Tak Ada Kasus BaruSPP Sekolah Negeri Hanya Fatamorgana, Jabar Mampu Gratiskan Hingga Swasta!

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan.

0 Komentar