Proses pembuatannya yang masih mempertahankan cara-cara tradisional membutuhkan ketelatenan tinggi. Keunikan itulah yang menjadikan opak memiliki cita rasa autentik sekaligus menjadi salah satu oleh-oleh khas Tasikmalaya yang banyak diburu wisatawan.
Keberhasilan memecahkan rekor dunia ini diharapkan tidak hanya mengangkat nama Kabupaten Tasikmalaya di tingkat nasional maupun internasional, tetapi juga semakin mendorong pelestarian kuliner tradisional serta meningkatkan daya saing para pelaku UMKM lokal yang menjadi penjaga warisan budaya tersebut. (Hendi)
