Dosen ITB Cegah Stunting di Sumedang Lewat Board Game Edukatif

pencegahan stunting
Warga Desa Sukajaya, Kabupaten Sumedang antusias berdiskusi melalui board game edukasi pencegahan stunting bersama tim dosen SITH ITB, Kamis (23/7/2026).
0 Komentar

Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Rika Wahyuningtyas, menjelaskan pemilihan board game bukan tanpa alasan. “Kami ingin masyarakat tidak sekadar menerima informasi, tapi benar-benar terlibat, menganalisis situasi, dan menemukan solusi sendiri berdasarkan pengetahuan ilmiah,” katanya. Menurut Rika, pencegahan stunting harus dimulai jauh sebelum kehamilan, melalui kesiapan reproduksi yang matang, pemenuhan gizi optimal, dan pengasuhan yang berkualitas.

“Kami berharap peserta pulang dengan kesadaran baru: stunting bukan sekadar masalah gizi anak balita, melainkan tanggung jawab bersama yang dimulai dari keluarga. Edukasi menjadi efektif ketika masyarakat merasa memiliki dan terlibat aktif,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi angin segar di tengah upaya pemerintah menurunkan prevalensi stunting. Pendekatan inovatif berbasis permainan seperti ini diharapkan dapat mereplikasi ke daerah lain, meningkatkan literasi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, serta mendorong perubahan perilaku nyata menuju keluarga yang lebih siap dan generasi bebas stunting.

Baca Juga:Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan JAMDATUN Perkuat Perlindungan Pekerja IndonesiaProf. Ricky: Pelantikan Gubernur URI Pukulan Telak bagi PTS

Dengan melibatkan langsung warga Desa Sukajaya, tim SITH ITB tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan kesadaran kolektif bahwa masa depan bangsa dimulai dari gizi dan kesehatan keluarga di tingkat desa. Model serupa diharapkan menjadi inspirasi bagi program edukasi kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia. (bbs)

0 Komentar