Program ini diprioritaskan bagi anggota Damkar yang berusia di bawah 40 tahun.
“Kami memanfaatkan waktu piket selama dua bulan dengan memberikan pelatihan dua jam setiap hari, yakni satu jam teori dan satu jam praktik bagi anggota yang berusia di bawah 40 tahun.” jelasnya.
Seluruh materi pelatihan disampaikan oleh personel internal yang telah memiliki sertifikasi di bidang rescue, analisis, PIC Rescue, serta komandan regu. Skema tersebut diterapkan untuk memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang telah dimiliki Damkar Kota Cimahi tanpa bergantung pada pelatihan eksternal.
Baca Juga:Pemkot Cimahi Beri Fleksibilitas Absensi ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama SekolahSejarah Baru! Goal Aksis Cimahi dan Akademi Persib Bandung Kampiun HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026
Melalui program tersebut, Aep berharap kemampuan teknis, profesionalisme, serta kesiapsiagaan personel Damkar terus meningkat sehingga pelayanan penyelamatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Kami ingin memastikan Damkar tetap hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui peningkatan kemampuan anggota meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.” kata Aep menutup. (Mong)
