MPLS di Bandung Diubah Jadi Pengalaman Menyenangkan, Sekda: Sekolah Harus Menjadi Rumah Kedua bagi Anak

MPLS di Bandung Diubah Jadi Pengalaman Menyenangkan, Sekda: Sekolah Harus Menjadi Rumah Kedua bagi Anak
Siswa mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 001 Merdeka, Kota Bandung, Senin (13/7/2026). Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2025-2026 di Kota Bandung, dimulai dengan MPLS yang bertujuan mengenalkan sekolah beserta aturan, norma, budaya dan tata tertib kepada siswa baru untuk membangun interaksi dengan guru dan pihak sekolah. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Bandung tahun ajaran 2026/2027 dikemas dengan pendekatan yang lebih ramah anak. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan tidak ada lagi ruang bagi praktik perploncoan maupun kegiatan yang berpotensi memberikan tekanan psikologis kepada peserta didik baru.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, saat menghadiri pembukaan MPLS di SDN 001 Merdeka, Senin. Menurutnya, pelaksanaan MPLS saat ini harus menjadi momentum bagi siswa untuk mengenal lingkungan sekolah dengan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Pelaksanaan MPLS sekarang sudah berbeda dengan zaman dahulu. Dulu mungkin kita mengenalnya dengan ospek, tetapi sekarang tidak lagi seperti itu. Anak-anak tidak perlu diperlakukan seperti tentara. Yang terpenting mereka mengikuti arahan kepala sekolah dan guru selama berada di lingkungan sekolah,” ujar Iskandar, Senin (13/7/2026).

Baca Juga:Harapan Orang Tua di Hari Pertama MPLS, Menitipkan Masa Depan Anak kepada SekolahMPLS SDN Bojong Asih 02 Berjalan Lancar, Hanya 22 Murid Baru Ikuti Hari Pertama Sekolah

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang diterima pemerintah, lebih dari 60 persen anak mengalami tekanan atau depresi. Karena itu, sekolah dituntut mampu menghadirkan suasana belajar yang sehat secara psikologis.

“Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan. Sekolah harus bisa menjadi rumah kedua bagi anak-anak,” katanya.

Iskandar juga mengapresiasi konsep MPLS di SDN 001 Merdeka yang melibatkan kakak kelas untuk menyambut peserta didik baru. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat membantu anak lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Selama enam tahun ke depan, para siswa akan menjalani proses pendidikan di sekolah dasar. Karena itu, ia berharap seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai cita-cita mereka.

Pemerintah Kota Bandung, lanjut Iskandar, akan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan anggaran pendidikan maupun perbaikan infrastruktur sekolah.

“Kami akan terus melihat apa saja yang perlu diperbaiki agar fasilitas pendidikan semakin baik. Upaya ini tentu membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk komite sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SDN 001 Merdeka, Sri Winggowati, menegaskan keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua.

Baca Juga:Bocoran Materi MPLS Ramah 2026, Penting untuk Calon Peserta Contoh Desain Banner MPLS Ramah 2026, Editable dan Gratis!

Menurutnya, sejak hari pertama MPLS, orang tua telah mempercayakan putra-putrinya kepada sekolah untuk dididik dan dibimbing. Amanah tersebut, kata dia, akan dijalankan sebaik mungkin dengan mengedepankan pendidikan karakter.

0 Komentar