“Hari ini menjadi momen ketika Bapak dan Ibu secara resmi menitipkan putra-putrinya kepada kami. Amanah tersebut akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Sri menjelaskan, selama sekitar tujuh jam setiap hari anak berada di sekolah menjadi tanggung jawab tenaga pendidik. Namun, pendidikan di rumah tetap memegang peranan penting sehingga diperlukan sinergi antara sekolah dan keluarga.
“Selama kurang lebih tujuh jam anak berada di sekolah menjadi tanggung jawab kami. Selebihnya adalah tanggung jawab orang tua di rumah. Pendidikan di sekolah dan pendidikan di rumah harus berjalan selaras agar pembentukan karakter anak dapat tercapai,” ujarnya.
Baca Juga:Harapan Orang Tua di Hari Pertama MPLS, Menitipkan Masa Depan Anak kepada SekolahMPLS SDN Bojong Asih 02 Berjalan Lancar, Hanya 22 Murid Baru Ikuti Hari Pertama Sekolah
Kepada peserta didik baru, Sri berpesan agar menjadikan masa sekolah sebagai kesempatan untuk membangun kebiasaan baik. Ia menekankan tiga nilai utama yang harus diterapkan sejak hari pertama, yakni disiplin, menghormati guru, serta menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan hati.
Melalui pelaksanaan MPLS yang ramah anak, Pemerintah Kota Bandung berharap sekolah menjadi ruang tumbuh yang aman, inklusif, dan menyenangkan sehingga peserta didik tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menuju generasi emas Indonesia. (Dam)
