Diduga Lupa Matikan Tungku, 2 Rumah di Cimanggung Sumedang Ludes Terbakar 

Diduga Lupa Matikan Tungku, 2 Rumah di Cimanggung Sumedang Ludes Terbakar 
Petugas Damkar UPT Tanjungsari ketika proses pendinginan usai memadamkan api yang membakar dua rumah warga di wilayah Dusun Jaringao RT01 RW07, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. (Satpol PP Kecamatan Cimanggung for Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dua bangunan rumah di wilayah Dusun Jaringao RT01 RW07, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang ludes terbakar pada Rabu (8/7/2026) pagi.

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, kebakaran diduga terjadi akibat lupa mematikan tungku hingga membuat si jago merah mengamuk di kediaman seorang nenek bernama Jumaenah (80), sampai rumahnya pun habis terbakar kobaran api.

Selain menghanguskan kediaman semipermanen milik Jumaenah, si jago merah juga turut melahap sebagian rumah seorang warga lainnya bernama Pipit (30).

Baca Juga:Rumah Dua Lantai di Cilendek Barat Bogor Terbakar, Dua Warga Terluka Damkar Kabupaten Bandung Siaga Hadapi Kemarau Panjang, Warga Diimbau Waspadai Pemicu Kebakaran

Ketika dikonfirmasi, Danton Damkar UPT Tanjungsari, Daniel Bakti mengatakan, jika peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 08.42 WIB.

“Rumah berukuran 5×6 meter,” katanya melalui seluler.

Daniel mengungkapkan, pada peristiwa yang terjadi, si jago merah mengamuk hingga membakar bangunan, ketika rumah sedang ditinggal pemiliknya.

Kedua bangunan rumah warga tersebut, dilahap si jago merah sampai tak tersisa, kobaran api hanya menyisakan aroma hangus di lokasi.

“Api cepat membesar dan meludeskan rumah Jumaenah, dan membakar sebagian rumah Pipit,” ungkapnya.

Daniel menyampaikan, pada peristiwa kebakaran yang terjadi, diduga berawal dari api yang merambat dari tungku yang lupa dimatikan oleh pemiliknya.

“Pemiliknya diduga lupa mematikannya,” imbuhnya.

Meski si jago merah mengamuk hingga melahap dua rumah warga, namun Daniel memastikan, jika peristiwa kebakaran yang terjadi tidak merenggut korban jiwa maupun terluka.

“Tidak ada korban jiwa,” pungkas Daniel. (Bas)

0 Komentar