Reaktivasi Bandara Husein Jangan Berhenti di Seruan Dukungan, Pemkot Diminta Siapkan Dampak Ekonomi bagi Warga

Reaktivasi Bandara Husein Jangan Berhenti di Seruan Dukungan, Pemkot Diminta Siapkan Dampak Ekonomi bagi Warga
Suasana aktivitas renovasi di kawasan Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rencana reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara kembali mendapat perhatian. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat agar mendukung pengoperasian kembali bandara, khususnya dengan mematuhi ketentuan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

Pemkot menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan operasional Bandara Husein dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkelanjutan setelah kembali dibuka.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Bandung, Bira Gumbira, mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan keselamatan penerbangan.

Baca Juga:Masih Gunakan Aset KONI, Sekolah Rakyat Kabupaten Bandung Butuh Penguatan Sarana dan PrasaranaPolisi Masih Telusuri Hilangnya Driver Ojol di Bandung, Keberadaan Korban Belum Diketahui

Menurutnya, keberhasilan reaktivasi bandara tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pengelola bandara, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat.

“Reaktivasi Bandara Husein bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pengelola bandara, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Karena itu, kami mengajak aparat kewilayahan, RT, RW, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mensosialisasikan aturan KKOP hingga ke lingkungan masing-masing,” ujar Bira, dikutip Rabu (29/7).

Meski demikian, pengamat kebijakan publik Muhammadiyah, Achmad Muhtar, mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berhenti pada upaya meminta dukungan masyarakat. Menurutnya, reaktivasi Bandara Husein harus disertai dengan perencanaan matang agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan warga Kota Bandung.

“Jangan sampai pemerintah hanya meminta masyarakat mendukung reaktivasi bandara tanpa menjelaskan manfaat nyata yang akan diterima. Yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah menyiapkan ekosistem ekonomi sehingga keberadaan Bandara Husein mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar dan Kota Bandung secara keseluruhan,” kata Achmad.

Ia menilai keberadaan bandara harus menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru. Oleh karena itu, Pemkot Bandung perlu menyiapkan strategi lintas sektor, mulai dari penguatan pelaku UMKM, pengembangan kawasan komersial, peningkatan sektor pariwisata, hingga integrasi transportasi yang memudahkan mobilitas wisatawan maupun pelaku usaha.

Menurut Achmad, aktivitas penerbangan yang kembali meningkat seharusnya dapat membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan okupansi hotel, restoran, pusat perbelanjaan, hingga sektor jasa lainnya.

“Bandara jangan hanya menjadi tempat pesawat lepas landas dan mendarat. Kehadirannya harus mampu menjadi mesin penggerak ekonomi daerah. Pemerintah perlu memastikan ada program yang menghubungkan aktivitas bandara dengan pemberdayaan UMKM, industri kreatif, dan destinasi wisata di Bandung,” ujarnya.

0 Komentar