Pansus XIV Mulai Bahas Raperda Pendidikan, Perdalam Naskah Akademik

Rapat Pansus XIV Selasa (7/7). (son)
Rapat Pansus XIV Selasa (7/7). (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Panitia Khusus (Pansus) 14 DPRD Jawa Barat mulai bergerak membahas usalan Raperda Pendidikan, Selasa (7/7). Beberapa harapan dan masukkan disampaikan dalam tahap pendalaman naskah akademik itu.

Hari itu pansus menghadirkan para pakar. Termasuk di dalamnya tim yang menyusun naskah akademik Raperda tersebut.

Tim Penyusun, Prof Cecep Darmawan menguraikan ada sejumlah aspek strategis yang akan diatur dalam Raperda itu. Di antaranya penguatan kelembagaan partisipatif pendidikan, pengakuan dan perlindungan terhadap guru non-ASN.

Baca Juga:16 Angkot di Kota Bogor Berusia di Atas 20 Tahun Ditilang, Dipilok dan Diberi Tanda Tidak Laik JalanĀ Wagub Irit Bicara Soal Pergantian Nama Provinsi

Lalu transformasi digital pendidikan, penguatan wajib belajar, penerapan standar pelayanan minimal pendidikan, hingga pelayanan pendidikan bagi anak cerdas istimewa dan berbakat istimewa. Termasuk penguatan muatan lokal pendidikan dan pemerataan akses pendidikan.

Dalam kesempatan itu sejumlah masukan disampaikan para anggota pansus. Misalnya George Edwin Sugiharto, ia menekankan pentingnya mengatur beberapa teknis yang selama ini jadi kendala dalam pelaksanaan pendidikan.

Lalu ia juga menekankan terkait pentingnya mengatur masalah pendanaan. “Misal dulu ada BPMU untuk swasta bisa jangkau madrasah. Sekarang tak ada, ” katanya.

George berharap pembahasan Raperda kali ini jadi momentum perbaikan tata kelola pendidikan di Jawa Barat. “Jadi ini momen untuk membahas persoalan pendidikan lebih komprehensif, ” katanya.

Sementara itu Humaira Zahrotun Noor menambahkan pentingnya fokus pembahasan pada akar masalah pendidikan. Termasuk peluang implementasi sekolah percontohan untuk bisa diterapkan di seluruh Kota Kabupaten.

Pembahasan ini akan berlangsung beberapa waktu kedepan. Setelah tuntas,hasil pembahasan pansus juga akan ditetapkan dalam Rapat Paripurna.(son)

0 Komentar