Gangguan eksternal yang masih menjadi tantangan Utama PLN dalam keandalan transmisi, membuat PLN UIT JBT menggulirkan program campaign Sinergi Gerakan Masyarakat Tanggap Kelistrikan dan Ruang Aman (Sigma Terang).
Program ini merupakan program transformasi yang mengintegrasikan edukasi, pengamanan ROW, digitalisasi, stakeholder engagement dan pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan budaya keselamatan ketenagalistrikan yang berkelanjutan.
Sejalan dengan itu, campaign ini juga berbarengan dengan program Perlindungan Listrik, Tradisi dan Angkasa Aman (Pelita). Program ini hadir, menurut Handy dikarenakan seiring dengan balon Udara liar dan layang-layang yang mengancam keandalan transmisi.
Baca Juga:Polda Jabar Libatkan Kejati dalam Proses Rekontruksi Kasus Taufik Hidayat Listrik Kerap Padam, Kini PLN Umumkan Rencana Pemadaman di Dua Kecamatan di Tasikmalaya
Sehingga melalui program Pelita, PLN hadir mengedukasi dan menghadirkan model pengolaan ruang Udara yang kolaboratif dan berkelanjutan.
“Pelita membuktikan keselamatan tidak harus menghilangkan tradisi. Dengan kolaborasi masyarakat, budaya tetap lestari, langit tetap aman, dan listrik tetap andal,” tutupnya
