Pergeseran atau Perubahan APBD? Skema Anggaran Program Sekolah Swasta Jabar Masih Dikaji TAPD

MoU Sekolah Swasta dengan Pemprov. (Dok Humas)
MoU Sekolah Swasta dengan Pemprov. (Dok Humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Teknis pengalokasian anggaran untuk Program Kerja Sama Sekolah Swasta di Jawa Barat hingga kini masih belum dipastikan. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) masih mengkaji mekanisme yang akan digunakan untuk merealisasikan program tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa pembiayaan program itu direncanakan melalui skema pergeseran anggaran. Dana tersebut disebut akan diambil dari sejumlah program di Dinas Pendidikan yang belum dapat dieksekusi dalam waktu dekat.

Namun, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, masih enggan membeberkan rincian lebih lanjut terkait sumber dan besaran anggaran yang akan dialokasikan.

Baca Juga:Proyek Cirahong 2 Tunggu Kepastian Pusat, Pemkab Tasikmalaya Siapkan Dana untuk Bebaskan LahanKekeringan Kembali Terjang Nanggung Bogor, 512 Warga Terdampak Krisis Air Bersih

“Kalau persoalan anggaran nanti tanya ke Bappeda sama ke BPKD ya. Kalau kami kan butuh sekian, nanti kemudian dilihat berapa yang masuk sekolah swasta. Sekarang juga datanya belum tuntas. Harus presisi datanya,” katanya di DPRD Jawa Barat, Rabu (24/6).

Ketidakpastian mengenai skema pembiayaan tersebut juga diakui Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman. Menurutnya, TAPD masih membahas dan mengkaji arahan yang telah disampaikan Gubernur Dedi Mulyadi.

Herman menjelaskan bahwa Gubernur telah menyampaikan bahwa konsepnya adalah pergeseran anggaran.

“Kami TAPD akan melanjutkan sesuai dengan kebijakan Pak Gubernur. Ini sedang kami cek, apakah pergeseran atau perubahan (APBD-P.red),” jelasnya.

Herman melanjutkan, keputusan pergeseran ataukah menunggu Perubahan APBD akan dikaji mengikuti berbagai ketentuan yang ada.

“Kami sesuaikan dengan aturan ya, karena arahan Pak Gubernur tentu harus dikawal oleh kami di TAPD agar akuntabel, ” sambungnya.

Namun Herman juga menegaskan bahwa secara ketersediaan anggaran telah siap. Hanya saja tinggal tata kelola alokasinya yang perlu disiapkan terlebih dahulu.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Turun Tangan Percantik Alun-Alun Singaparna, Gaungkan Semangat Indonesia AsriMahasiswa Ditemukan Tewas di Semak-semak Ciseeng, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

“Pak Gubernur sudah menegaskan ketersediaan. Tinggal tata kelolanya. Kami harus persiapkan dengan baik dan TAPD bekerja terus untuk pergeseran atau perubahan APBD,” tutupnya. (son)

0 Komentar