FK3I Siap Laporkan Sejumlah Pejabat KSDAE dan BBKSDA Jabar Terkait Dugaan Penyadapan Pinus Ilegal

Pengunjung menaiki wahana offroad di Hutan Pinus, Kabupaten Bandung Barat. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Eks
Pengunjung menaiki wahana offroad di Hutan Pinus, Kabupaten Bandung Barat. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

“Tujuan utama kami adalah menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan pengelolaan kawasan konservasi berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Selain di kawasan konservasi, FK3I juga mengaku menemukan dugaan praktik penyadapan di sejumlah kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK).

Menurut Dedi, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian agar masyarakat, khususnya kelompok tani, memperoleh manfaat yang adil dari pengelolaan sumber daya hutan.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Turun Tangan Percantik Alun-Alun Singaparna, Gaungkan Semangat Indonesia AsriMahasiswa Ditemukan Tewas di Semak-semak Ciseeng, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

“Ini menjadi perhatian kami karena jangan sampai kelompok tani hanya menjadi objek, sementara manfaat ekonomi lebih banyak dinikmati pihak lain,” pungkasnya.(Bas)

0 Komentar