13 Ruas Tol Baru di Jabar Masuk PSN, Senator Aanya Minta Exit Tol untuk Kota Banjar Dibangun

Anggota Komite I DPD RI asal Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti. (Instagram DPDRI)
Anggota Komite I DPD RI asal Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti. (Instagram DPDRI)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Provinsi Jawa Barat resmi menjadi daerah dengan alokasi proyek jalan tol terbanyak dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) era Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini menyusul terbitnya Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 yang merinci 35 ruas tol baru prioritas nasional. Dari daftar tersebut, sebanyak 13 koridor jalan tol baru berada di wilayah Jawa Barat.

Anggota Komite I DPD RI asal Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat tersebut.

Baca Juga:Tasikmalaya Jadi Tuan Rumah Jambore Nasional Overlanding 2026, Usung Misi Sosial dan LingkunganGodzilla El Nino Mengintai, BPBD: Hampir Seluruh Wilayah Kabupaten Bogor Berpotensi Terdampak Kekeringan

Namun di tengah derasnya pembangunan infrastruktur, perempuan yang akrab disapa Teh Aanya itu menitipkan satu permintaan strategis, yakni pembangunan exit tol di Kota Banjar yang terhubung langsung ke pusat kota.

“Dukungan kami utuh terhadap PSN ini. Tapi kami juga meminta agar Kota Banjar mendapat perhatian serius melalui pembangunan exit tol,” ujar Aanya seperti di kutip dari laman resmi DPD RI, Selasa (23/6/2026).

Menurut Aanya, tanpa keberadaan exit tol, arus logistik dan pertumbuhan ekonomi dari proyek Tol Getaci (Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap) berpotensi hanya melintas tanpa memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Kota Banjar.

Ia menilai Kota Banjar memiliki posisi geografis yang sangat strategis sebagai pintu gerbang Jawa Barat menuju Jawa Tengah, sekaligus simpul penghubung kawasan Priangan Timur yang mencakup Kabupaten Ciamis, Pangandaran, hingga Tasikmalaya.

“Kota Banjar itu gerbang Jabar-Jateng. Kalau Tol Getaci tidak dilengkapi exit tol di Kota Banjar, maka warga dan pelaku usaha lokal hanya jadi penonton. Kita tidak mau pembangunan nasional lewat begitu saja tanpa menitipkan kesejahteraan untuk warga Kota Banjar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Aanya menyoroti potensi besar Kota Banjar sebagai pusat distribusi regional yang selama ini belum tergarap optimal akibat keterbatasan aksesibilitas.

Keberadaan exit tol dinilai akan langsung menggerakkan investasi, membuka lapangan kerja, serta memperkuat peran Banjar sebagai kota transit ekonomi strategis di koridor selatan Jawa.

Baca Juga:Bupati Garut Warning SKPD, Evaluasi Kinerja Tak Boleh Lambat DitindaklanjutiPembangunan Sudah 90 Persen, Jembatan Darurat WIKA di Klapanunggal Bogor Ambruk

Sebagai Anggota Komite I DPD RI yang membidangi pemerintahan daerah dan otonomi daerah, Aanya menegaskan komitmennya untuk mengawal realisasi PSN di Jawa Barat agar tidak berhenti di atas kertas.

0 Komentar