Cecep menilai setiap menit sangat berharga dalam kondisi darurat. Karena itu, keberadaan rumah sakit baru diharapkan dapat memangkas waktu tempuh pasien sekaligus meningkatkan peluang keselamatan mereka.
“Setiap menit berharga dalam kondisi darurat tidak akan lagi habis sia-sia di jalanan. Rumah sakit baru ini kelak menjadi simbol kemerdekaan kesehatan, memastikan pelayanan medis berkualitas bukan lagi kemewahan yang jauh, melainkan hak yang nyata dan merata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pemkab Tasikmalaya sendiri menyambut antusias investasi sektor kesehatan tersebut. Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah dan luasnya wilayah Kabupaten Tasikmalaya, kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai menjadi solusi percepatan pembangunan.
Baca Juga:Festival Musik dan Ekonomi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan Baru NasionalKadin Dorong Kemitraan Strategis RI-China untuk Perkuat Industri Masa Depan
Cecep menegaskan membangun daerah tidak harus sepenuhnya mengandalkan APBD. Pemerintah daerah tetap berkontribusi melalui penyediaan lahan, sementara pembangunan fasilitas kesehatan dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
“UNPAD mau membangun rumah sakit, Persis mau membangun rumah sakit, maka kita siapkan lahannya. Ini bentuk kolaborasi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Selain mendekatkan akses layanan kesehatan, pembangunan dua rumah sakit tersebut juga diproyeksikan meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan Kabupaten Tasikmalaya secara signifikan.
Saat ini, RSUD KHZ Musthafa memiliki kapasitas sekitar 260 tempat tidur. Jika dengan tambahan sekitar 100 tempat tidur dari rumah sakit Persis, 50 tempat tidur dari rumah sakit UNPAD, serta dukungan layanan RSUD TNT, total kapasitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya diperkirakan mendekati 500 tempat tidur.
“Kalau sekarang di RSUD KHZ Musthafa ada 260 bed, kemudian misal nantinya ditambah rumah sakit Persis 100 bed, rumah sakit UNPAD 50 bed, dan RSUD TNT, maka kapasitas pelayanan kesehatan kita mendekati 500 bed. Artinya pelayanan kesehatan masyarakat akan semakin meningkat,” pungkas Cecep. (Hendi)
