JABAR EKSPRES – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, mulai menunjukkan geliat usaha nyata. Selain mengelola persampahan, koperasi tersebut kini mengembangkan sektor pertanian dengan melakukan panen perdana cabai merah tanjung yang dinilai memiliki prospek ekonomi menjanjikan.
Saat meninjau lokasi panen Jumat (19/06/2026), Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengapresiasi langkah KDMP Lengkong yang telah memulai kegiatan usaha produktif dan mampu mengembangkan potensi desa.
Menurutnya, budidaya cabai merah tanjung memiliki nilai ekonomi yang besar. Dari perhitungan yang dilakukan, satu hektare lahan mampu menghasilkan pendapatan hingga hampir Rp500 juta per tahun.
Baca Juga:BPBD Kabupaten Bogor Prediksi Puncak Kekeringan Terjadi Agustus-SeptemberKapolda Jabar Cup 2026 : Sempat Tertinggal, Tim Voli Polres Tasikmalaya Menang Telak 3-0 di Laga Perdana
“Ini salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh KDMP Merah Putih Desa Lengkong. Setelah saya hitung-hitung, satu hektare bisa menghasilkan hampir Rp500 juta per tahun,” kata Dadang.
Saat ini, lahan yang ditanami baru mencapai sekitar 3.700 meter persegi. Namun, potensi pengembangan lahan disebut mencapai sekitar 10 hektare.
“Nah, kalau pengembangannya bisa sampai 10 hektare, maka produksi dalam setahun bisa mencapai sekitar Rp5 miliar,” ujarnya.
Kang DS (KDS) sapan akrabnya mengakui pengembangan usaha tersebut masih terkendala permodalan.
Karena itu, Pemkab Bandung akan mendorong dua skema pembiayaan, yakni melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Kami akan dorong permodalannya. Bisa melalui LPDB dan juga KUR yang bunganya relatif rendah sehingga sangat membantu pengembangan usaha koperasi,” katanya.
Ia juga mengungkapkan sebanyak 125 desa di Kabupaten Bandung telah siap menjalankan kegiatan usaha melalui KDMP. Menurutnya, KDMP Lengkong berpotensi menjadi produsen sekaligus offtaker yang memasok kebutuhan pangan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga:Ribuan Motor Listrik BGN Senilai Rp1,3 Triliun di Sentul Bogor Disegel!Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Gelar Lomba MTQ dan Adzan
“Jualnya tidak perlu jauh-jauh, bisa langsung ke SPPG yang ada di wilayah Bojongsoang dan sekitarnya. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua KDKMP Desa Lengkong, Hasan, mengatakan koperasi yang dipimpinnya saat ini telah menjalankan beberapa unit usaha, mulai dari simpan pinjam, sembako, pengelolaan sampah hingga pertanian.
Menurut Hasan, unit pengelolaan sampah menjadi salah satu usaha yang cukup menjanjikan. Sejak mulai berjalan pada Januari 2026, usaha tersebut telah memberikan keuntungan bagi koperasi.
