Unisba Dampingi Tata Kelola Usaha Pesantren Berbasis Syariah 

PkM Unisba
Tim PkM Unisba saat menyerahkan bantuan tujuh ekor domba ke Pesantren Ash Sholahuddin, Kp. Bohong Tangkalalak, Desa Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (13/6/2026). 
0 Komentar

BANDUNG BARAT – Universitas Islam Bandung (Unisba) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) memberikan pendampingan intensif tata kelola usaha pesantren berbasis prinsip hukum ekonomi syariah di Pesantren Ash Sholahuddin, Kp. Bohong Tangkalalak, Desa Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, bar-baru ini.

Program ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi pesantren agar lebih profesional, berdaya saing, dan sesuai syariat. Pesantren Ash Sholahuddin memiliki potensi besar mengembangkan unit usaha produktif, khususnya di bidang peternakan.

Namun, selama ini potensi tersebut belum optimal karena belum didukung pemahaman mendalam tentang prinsip hukum ekonomi syariah dan tata kelola usaha yang baik.

Baca Juga:Oknum Dosen ITB Diduga TPKS, Korban Lapor ke Polda JabarSinergi Nyata Cegah Stunting: Aplikasi Digital Lahirkan Generasi Emas Sehat

Ketua Tim PkM sekaligus Kaprodi Hukum Ekonomi Syariah Unisba, Arif Rijal Anshori, S.Sy., M.E., mengatakan bahwa pendampingan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengurus, santri, dan pengelola usaha pesantren.

“Kegiatan ini diawali sosialisasi untuk membangun kesepahaman dan memetakan kebutuhan riil usaha. Selanjutnya kami memberikan pelatihan konsep bisnis syariah dan implementasi akad dalam pengelolaan usaha domba,” jelas Arif Rijal.

Dalam pelatihan tersebut, materi Penguatan Kesadaran Hukum dalam Tata Kelola Usaha Pesantren disampaikan oleh Abdul Rohman, S.H., S.Pd.I., M.H., dosen Fakultas Hukum Unisba. Setelah pelatihan, tim Unisba menyerahkan bantuan 7 ekor domba sebagai stimulus peningkatan populasi ternak sekaligus wujud nyata program pemberdayaan.

Selanjutnya, anggota tim Reni Trimelawati, S.H., M.H., yang juga mahasiswa Doktor Ilmu Hukum Unisba, mendampingi pengurus pesantren dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Tim PkM Unisba juga menyusun dan menyerahkan Buku Saku Tata Kelola Usaha serta Penerapan Bisnis Syariah sebagai panduan praktis bagi pengelola. Program ini akan ditutup dengan tahap evaluasi menyeluruh, termasuk analisis hasil pre-test dan post-test, monitoring peningkatan populasi ternak domba, serta penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam operasional usaha pesantren.

Melalui pendampingan ini, Unisba berharap Pesantren Ash Sholahuddin dapat menjadi model pesantren mandiri yang kuat secara ekonomi sekaligus tetap istiqomah menjaga prinsip syariah dalam setiap aktivitas usahanya. (bbs)

0 Komentar