JABAR EKSPRES – Manfaat dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) semakin banyak dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Hadirnya Program JKN benar-benar memberikan keringanan finansial untuk semua peserta yang berobat. Peserta JKN bisa merasakan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tanpa memikirkan biaya pengobatan.
Hal yang sama dirasakan oleh Katiwen (66), salah satu peserta JKN asal Kota Banjar yang saat ini sedang melakukan rawat inap di RSUD Asih Husada Langensari. Menurut hasil pemeriksaan dokter, dirinya didiagnosa penyakit haematematis.
Haematematis adalah kondisi medis yang ditandai dengan keluarnya darah dari saluran pencernaan bagian atas.
Baca Juga:Suku Bunga Tinggi Gerus Minat Investasi Emas, Harga Acuan Ekspor TerkoreksiUdang Windu Jadi Penggerak Ekspor Perikanan di Indonesia, Tembus Rp173 Miliar dalam 5 Bulan
“Saya menderita penyakit haematemesis, yaitu kondisi muntah darah yang sempat saya alami beberapa waktu lalu. Akibat kondisi tersebut, kadar hemoglobin (Hb) dalam darah saya menurun sehingga saya dianjurkan oleh dokter untuk menjalani transfusi darah sebanyak dua labu. Kondisi tubuh saya terasa sangat lemas, mudah lelah, dan tidak bertenaga, sehingga aktivitas sehari-hari pun menjadi cukup terganggu. Tetapi setelah melakukan rawat inap di RSUD Asih Husada Langensari saat ini kondisi saya sudah mulai membaik,” ungkap Katiwen.
Katiwen menjelaskan jika pelayanan di RSUD Asih Husada Langensari sangat baik sekali. Ia mengaku dilayani dengan baik oleh perawat dan dokter yang memberikan pemeriksaan untuk Katiwen.
“Meskipun saya merupakan peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), saya tetap mendapatkan pelayanan yang sangat baik dari perawat maupun dokter yang memberikan pemeriksaan untuk saya. Tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien umum dan peserta JKN, sehingga saya merasa dilayani secara adil dan profesional,” kata Katiwen.
Lebih lanjut, Katiwen merasa sangat bersyukur karena dirinya terdaftar sebagai peserta JKN, jika dirinya tidak terdaftar sebagai peserta JKN Katiwen akan sangat kebingungan sekali memikirkan biaya pengobatan yang tidak sedikit.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan atas jaminan kesehatan yang telah diberikan kepada saya melalui Program JKN. Berkat adanya program ini, saya dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus terbebani oleh biaya pengobatan yang tinggi,” tambah Katiwen.
