JABAR EKSPRES – Meredanya konflik geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran diklaim dapat berdampak posutif terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bahkan mengaku bahwa meredanya konflik kedua negara di Timur Tengah tersebut dapat meringankan beban APBN, terutama dari sisi pengelolaan subsidi energi.
Kendati begitu, ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan antisipasi risiko gejolak harga energi global, melalui penyisihan anggaran untuk kebutuhan subsidi.
Baca Juga:Ditinggal Pergi Kondangan saat Charger Baterai Bor, Rumah di Cibinong Bogor Ludes TerbakarPria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Semak Kebun Wilayah Cileungsi-Bogor, Ini Kata Polisi
“Kan kemarin sebagian anggaran sudah kita sisihkan untuk subsidi,” ujarnya, dikutip Rabu (17/6/2026).
Kemudian, kata dia, jika ketegangan geopolitik mereda seperti saat ini, dan harga energi lebih stabil, maka kebutuhan anggaran subsidi berpotensi menurun.
Menurutnya, penurunan kebutuhan subsidi energi dapat menjadi kesempatan untuk membuka ruang fiskal yang lebih besar guna mendukung program prioritas pemerintah.
“Sehingga akan jauh berkurang (beban subsidi) dan ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh presiden. Jadi kita lihat seperti apa perkembangannya, kemudian baru kita sesuaikan,” tuturnya.
Meski demikian, pemerintah masih bakal mencermati perkembangan kondisi global dan dampaknya terhadap perekonomian nasional sebelum melakukan penyesuaian lebih lanjut terhadap postur APBN.
Adapun, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyambut baik laporan mengenai tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran serta berharap deeskalasi konflik di kawasan dapat terwujud.
“Hal tersebut merupakan perkembangan positif menuju penyelesaian konflik secara damai serta terciptanya perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan,” demikian pernyataan Kemlu RI melalui media sosial X, Senin.
Baca Juga:Rindu Derby Bogor Terobati, Persikabo dan PSB Kota Bogor Akan Duel di Stadion Mini Akhir Bulan Ini!Bupati Cecep Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Puspahiang-Mandalasari, Siapkan Anggaran Rp6,88 Miliar
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan dengan Iran telah rampung dan menyatakan bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka serta blokade angkatan laut AS dicabut.
Di sisi lain, pemerintah Iran juga memastikan kesepakatan damai dengan Amerika Serikat telah tercapai. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyatakan bahwa nota kesepahaman telah difinalisasi dan dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni mendatang.
Ia mengatakan kesepakatan tersebut mencakup penghentian operasi militer di seluruh front, termasuk di Lebanon.
