JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) terus memperkuat upaya pengendalian banjir dengan melakukan pengerukan Kolam Retensi Pasirkaliki di wilayah Cimahi Utara.
Pengerjaan yang dimulai pada Senin, 8 Juni 2026 itu menjadi bagian dari Program Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA), khususnya kegiatan pengelolaan SDA dan bangunan pengaman pantai pada wilayah sungai (WS) dalam satu daerah kabupaten/kota.
Pengerukan dilakukan pada area seluas sekitar 6.000 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih dua meter. Hingga memasuki pekan pertama pelaksanaan, volume sedimentasi yang berhasil diangkat mencapai sekitar 1.000 meter kubik.
Baca Juga:Rindu Derby Bogor Terobati, Persikabo dan PSB Kota Bogor Akan Duel di Stadion Mini Akhir Bulan Ini!Bupati Cecep Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Puspahiang-Mandalasari, Siapkan Anggaran Rp6,88 Miliar
DPKP Kota Cimahi menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu tiga pekan ke depan sehingga kapasitas tampung kolam retensi dapat kembali optimal dalam menampung debit air saat curah hujan tinggi.
Kepala DPKP Kota Cimahi, Amy Pringgo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan fungsi kolam retensi sebagai penampung air untuk mengantisipasi potensi banjir di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Cilember.
Dalam pelaksanaannya, DPKP Kota Cimahi menggandeng Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung untuk mendukung penyediaan alat berat yang dibutuhkan. Adapun alat yang digunakan terdiri dari dua jenis, yakni mini excavator dan amphibious excavator.
“Penyediaan alat berat nya dari kota Bandung, kita kerja sama dengan dinas tersebut untuk pengerukan Kolam retensi,” kata Amy pada Jabar Ekspres, Senin 15 Juni 2026.
Amy menegaskan, manfaat pengerukan kolam retensi ini diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi daerah lintasan aliran air, mulai dari RW 08 dan RW 17 Cigugur Tengah hingga kawasan hilir di RW 02 Kelurahan Melong.
“Utamanya kita mengantisipasi dan meminimalisir banjir di Cimahi, lokasi lebih pastinya dari RW 08 dan RW 17 Cigugur Tengah sampai hilir nya di RW 02 Kelurahan Melong ,” bebernya.
Saat ini proses pengerukan masih terus berlangsung setiap hari dengan pengawasan langsung dari DPKP Kota Cimahi guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat.
Baca Juga:Kekeringan Melanda Nanggung Bogor, 217 Jiwa Terdampak Krisis Air BersihDPRD Apresiasi Antensi Publik terhadap MBG di Kabupaten Tasikmalaya, Minta Tata Kelola Dievaluasi
“Sampai hari ini masih terus berjalan (pengerukan), dan diharapkan pengerukan bisa membebaskan banjir di kota Cimahi,” kata Amy.
