Lewat "Lapor Pak", Bapenda Kabupaten Bogor Ajak Desa Aktif Laporkan Potensi Pajak

Lewat \"Lapor Pak\", Bapenda Kabupaten Bogor Ajak Desa Aktif Laporkan Potensi Pajak
Foto : Sandika
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor mengajak seluruh pemerintah desa dan kelurahan aktif melaporkan potensi pajak di wilayah masing-masing melalui aplikasi Lapor Pak.

Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan penerimaan daerah yang akan digunakan kembali untuk mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Kepala Bapenda Kabupaten Bogor, Adi Mulyadi, menegaskan bahwa desa dan kelurahan memiliki posisi strategis karena paling memahami kondisi dan potensi ekonomi di wilayahnya.

Baca Juga:Pajak Air Tanah Naik 120 Persen, Kadin Kabupaten Bogor Minta Pemkab Jaga Iklim InvestasiPermudah Warga Bayar Pajak, Pemkab Bogor Beri Diskon hingga Hapus Tunggakan Lama

Karena itu, keterlibatan pemerintah desa dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan pendapatan daerah.

“Jika pendapatan daerah meningkat, otomatis akan berdampak langsung bagi masyarakat maupun pemerintah desa,” kata Adi Mulyadi kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).

Melalui aplikasi Lapor Pak, pemerintah desa dan kelurahan dapat melaporkan berbagai potensi pajak yang belum terdata maupun yang masih berpeluang untuk dioptimalkan.

Data tersebut nantinya menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam melakukan pendataan wajib pajak serta memperluas sumber penerimaan daerah.

Adi menjelaskan, masih terdapat sejumlah potensi pajak di berbagai wilayah yang belum tergarap secara maksimal. Oleh sebab itu, Bapenda mendorong aparatur desa untuk lebih aktif menyampaikan informasi yang ditemukan di lapangan.

“Apabila di setiap desa ada potensi pajak, laporkan berapa potensinya, kita sudah memiliki aplikasi yang namanya Lapor Pak,” tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi pajak dan retribusi daerah tidak semata-mata bertujuan meningkatkan kas daerah.

Baca Juga:Permudah Layanan Bayar Pajak, Bupati Bogor Hadirkan Gerai di Setiap KecamatanDorong Masyarakat Bogor Taat Pajak, Bupati Rudy Susmanto Beri Keringanan PBB P2

Lebih dari itu, peningkatan pendapatan akan membuka peluang lebih besar bagi pemerintah untuk memperkuat program pembangunan hingga ke tingkat desa.

Data yang masuk melalui aplikasi tersebut akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya memperluas basis pajak daerah.

Dengan semakin banyak potensi yang teridentifikasi, pemerintah berharap penerimaan daerah dapat meningkat secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, peningkatan pendapatan daerah pada akhirnya akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena pemerintah memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

“Peningkatan hasil pajak dan retribusi daerah pada akhirnya akan mendukung kemandirian desa karena sumber dana untuk pembangunan menjadi lebih besar,” pungkasnya.

0 Komentar