“Petani sebaiknya melakukan pergeseran pola tanam dengan mengalihkan penanaman padi musim tanam kedua dan ketiga ke komoditas palawija yang kebutuhan airnya lebih rendah,” katanya.
Selain itu, petani juga didorong menggunakan benih padi gogo atau varietas padi berumur genjah yang lebih tahan terhadap cekaman air, seperti Inpari 42 dan Inpago.
“Dengan langkah-langkah tersebut, kami berharap dampak kekeringan terhadap sektor pertanian di Kabupaten Bandung Barat dapat ditekan semaksimal mungkin,” tandasnya. (Wit)
