JABAR EKSPRES – Sebuah video yang beredar di media sosial dan menyebut dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Barack Baleendah 08 di Kabupaten Bandung menghentikan operasionalnya sementara waktu, menjadi perhatian publik.
Dalam video tersebut disebutkan dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu berhenti beroperasi sejak Jumat (5/6/2026) hingga waktu yang belum ditentukan.
Menanggapi viralnya informasi tersebut, Mitra SPPG Al-Barack Baleendah 08, Alif Yasfar, membenarkan bahwa operasional dapur sempat dihentikan.
Baca Juga:Bupati Ajak Warga Ikut Mengawasi, Proyek Jalan Ciwatin-Kalapagenep Senilai Rp34,6 Miliar Mulai DikerjakanDi Tengah Pupuk Langka dan Ancaman El Nino Ekstrem, Petani Tasikmalaya Bertaruh pada Harapan
Namun, ia menegaskan penghentian tersebut bukan disebabkan masalah teknis, kualitas layanan, maupun persoalan internal lainnya.
Menurut Alif, penghentian sementara terjadi karena saldo anggaran operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum masuk sehingga dapur tidak dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.
“Ya, benar. Karena kan kita di-stop dulu bukan karena ada permasalahan atau apa, dikarenakan memang saldo dari BGN-nya belum masuk,” ujar Alif saat dikonfirmasi.
Meski sempat terhenti, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Alif menjelaskan bahwa dana operasional telah masuk pada hari yang sama sehingga aktivitas dapur dapat kembali berjalan.
“Alhamdulillah hari Jumat kemarin saldo sudah masuk dan minggu kemarin bisa operasional kembali SPPG Al-Barack Baleendah 08. Senin kita kembali mengantarkan makanan untuk penerima manfaat sekolah-sekolah,” katanya.
Ia mengungkapkan, penghentian operasional hanya berlangsung satu hari karena saldo yang tersedia saat itu telah habis.
Dengan masuknya anggaran baru, distribusi makanan bergizi kepada para siswa penerima manfaat kembali berjalan normal.
Baca Juga:Rumah Dadan Hindayana di Sentul Ternyata Sudah Disewa Tiga Bulan, Security Sebut Kerap Digunakan untuk RapatRumah Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Digeledah Kejagung, Petugas Bersenjata Laras Panjang Turun ke Sentul
“Iya, karena saldonya habis. Tapi untuk ke depannya sudah ada. Dimulai hari Senin sampai kedepannya insyaallah terus berjalan lagi, biasanya,” ungkapnya.
Alif juga memastikan keterlambatan pencairan anggaran tersebut merupakan kejadian pertama sejak dapur SPPG Al-Barack Baleendah beroperasi sekitar tujuh bulan lalu. Selama ini, kegiatan pelayanan berjalan tanpa kendala berarti.
“Baru kali ini aja. Kemarin juga cuma sehari aja. Dan alhamdulillah Jumat kemarin masuk. Mungkin karena ada kendala juga di pusatnya, terkait perubahan pimpinan,” jelasnya.
Di tengah beredarnya berbagai spekulasi di media sosial, Alif menegaskan bahwa kualitas layanan dan makanan yang disiapkan untuk para siswa tetap menjadi prioritas utama.
