775 Anak Putus Sekolah di Cimahi, Disdik Andalkan PKBM untuk Kembalikan Mereka ke Bangku Pendidikan

Ilustrasi bangku sekolah/Istimewa
Ilustrasi bangku sekolah/Istimewa
0 Komentar

Meski demikian, ia mengakui bahwa mengembalikan anak putus sekolah ke dunia pendidikan bukan perkara mudah. Banyak di antara mereka yang telah kehilangan motivasi belajar sehingga membutuhkan pendekatan khusus dan pendampingan secara berkelanjutan.

“Kami harus melakukan upaya lebih ketika ada anak yang sudah menyatakan tidak ingin sekolah lagi. Karena itu, kami melibatkan PKBM untuk membantu membujuk, mendampingi, dan memotivasi mereka agar tetap melanjutkan pendidikan,” katanya.

Disdik Kota Cimahi juga mencatat bahwa angka putus sekolah masih didominasi kelompok usia setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Kondisi ini menjadi perhatian serius karena pendidikan menengah dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja yang lebih baik di masa depan.

Baca Juga:Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Bali, Dewan Komisaris Tinjau IT ManggisBupati Cecep Ajak Warga Viralkan Truk ODOL, Pemkab Tasikmalaya Perketat Pengawasan Demi Jalan Tahan Lama

“Melalui penguatan pendidikan formal dan nonformal secara bersamaan, Pemkot Cimahi optimistis target menekan angka putus sekolah dapat tercapai sekaligus menciptakan generasi muda yang lebih terdidik, produktif, dan berdaya saing,” tandasnya.(Mong)

0 Komentar