JABAR EKSPRES – Aksi vandalisme di Underpass Sriwijaya Kota Cimahi memicu keresahan masyarakat sekaligus membuat pemerintah daerah geram. Fasilitas publik yang sebelumnya menjadi simbol penataan kota itu kini dipenuhi coretan liar hingga merusak estetika kawasan.
Pantauan di lokasi, dinding underpass yang menghubungkan Jalan Dustira menuju Jalan Sriwijaya tampak dipenuhi tulisan dan gambar berwarna-warni. Kondisi tersebut membuat area yang sebelumnya terlihat bersih dan modern berubah kumuh serta semrawut.
Keluhan pun datang dari para pengguna jalan yang rutin melintas di kawasan tersebut. Mereka menyayangkan aksi tangan-tangan tidak bertanggung jawab yang merusak fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah.
Baca Juga:Polres Tasikmalaya Salurkan 27 Hewan Kurban untuk Warga dan Pesantren di Iduladha 1447 HHari Pertama Long Weekend Iduladha, 24 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor
“Sayang sekali. Underpass ini kan dibangun untuk kepentingan masyarakat dan mempercantik kota, tapi malah dicoret-coret seperti itu. Jadinya terlihat kumuh dan tidak enak dipandang,” ujar Whisnu Sodikun (34), salah seorang pengendara yang rutin melintas di lokasi, Jum’at (29/5/26).
Menurut Whisnu, vandalisme bukan hanya merusak keindahan kota, tetapi juga mencerminkan rendahnya kesadaran dalam menjaga fasilitas umum.
Underpass Sriwijaya sendiri merupakan salah satu akses vital di Kota Cimahi yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan. Selain berfungsi mengurai kemacetan, keberadaan underpass juga diharapkan menjadi bagian dari wajah baru penataan kota.
Namun kondisi terkini justru memunculkan kesan sebaliknya. Coretan liar yang memenuhi dinding underpass membuat kawasan tersebut kehilangan nilai estetika dan kenyamanan visual.
Menanggapi kondisi itu, Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, mengaku prihatin sekaligus geram lantaran aksi vandalisme terus berulang meski pemerintah sudah beberapa kali melakukan pembersihan.
“Ini tentu sangat disayangkan dan memalukan. Underpass yang seharusnya menjadi kebanggaan bersama malah dirusak dengan aksi vandalisme,” kata Maria saat dikonfirmasi.
Ia mengungkapkan, coretan liar di kawasan underpass sebenarnya sudah berkali-kali dibersihkan. Namun tak lama kemudian, aksi serupa kembali muncul.
Baca Juga:Viral Video Pemeriksaan Saksi di Rumah, Polres Bogor Tegaskan Tak Ada PemaksaanPGN Konsisten Bagi Dividen Jumbo, DPR 80 Persen Dipertahankan di Tengah Dinamika Energi
“Sudah berkali-kali dibersihkan, tapi muncul lagi coretan baru. Artinya memang perlu ada kesadaran kolektif dari masyarakat untuk menjaga fasilitas publik,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Cimahi kini mempertimbangkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di kawasan Underpass Sriwijaya guna memperketat pengawasan dan mempermudah identifikasi pelaku vandalisme.
