Banjir Berulang di Taman Sari Persada Tanah Sareal Bogor, Warga Usulkan Kolam Retensi Tambahan 

Banjir Berulang di Taman Sari Persada Tanah Sareal Bogor, Warga Usulkan Kolam Retensi Tambahan 
Kawasan perumahan Taman Sari Persada, Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, Kota Bogor yang sempat terdampak banjir pada Senin (18/5/2026) malam dan terpantau normal kembali pada Selasa (19/5/2026). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

Ujang pun kembali menyampaikan, selain kesadaran warga dalam menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan, penanganan banjir juga perlu dilakukan dari kawasan hulu.

“Bukan hanya perbaikan di sini, tapi pengaturan dari atas juga harus jalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah warga bahkan praktisi di Taman Sari Persada mulai mendorong adanya penanganan yang lebih luas, tidak hanya berfokus pada perbaikan drainase internal kawasan.

Baca Juga:Disdukcapil Kabupaten Bogor Nonaktifkan Pegawai PPPK Terduga Pengguna SabuMasyarakat Cimande Rawat Adu Bincurang sebagai Identitas Budaya Kabupaten Bogor

Salah satu usulan yang menguat adalah pembangunan kolam retensi tambahan di wilayah hulu, khususnya di area yang menjadi jalur utama aliran air menuju kawasan tersebut. Penambahan kolam retensi ini dinilai penting untuk menahan debit air sebelum masuk ke permukiman di Taman Sari Persada.

Warga menilai, tanpa pengendalian di titik awal aliran, kawasan bawah salah satunya Perumahan Taman Sari Persada akan terus menjadi “penampung akhir” setiap kali hujan ekstrem terjadi.

“Harapannya ada kolam retensi lagi di atas, jadi tidak langsung ke kolam retensi di Taman Sari Persada ini, supaya air tidak langsung turun semua ke sini, jadi kalau hujan deras pun tidak banjir lagi sekalipun banjir lintasan,” ucapnya.

Adapun banjir tersebut juga berdampak pada mobilitas warga di dalam kompleks perumahan. Sedikitnya lebih dari 10 kendaraan dilaporkan mogok akibat terendam air.

Salah seorang petugas keamanan setempat, Joni, menyebut Petugas dari BPBD Kota Bogor dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor bahkan sempat dikerahkan untuk membantu penanganan di lokasi, terlebih mobilitas warga yang terdampak.

“Paling enggak ada sekitar 10 motor yang mogok, saya juga bantu dorong dan ada dari BPBD sama Damkar yang ikut bantu warga yang kendaraannya mogok, ikut bantu jug mengantarkan warga ke rumahnya masing-masing pas semalem banjir,” katanya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah kendaraan dilaporkan sempat mogok dan aktivitas warga terganggu akibat genangan air. Sejumlah rumah di sekitar lokasi juga tidak terdampak parah, dengan air hanya masuk hingga area teras.

Baca Juga:Indonesia-Arab Saudi Perkuat Aliansi Industri Halal GlobalPemerintah Percepat Koperasi Desa, 1.061 Kopdes Merah Putih Mulai Serap Produk Warga

Adapun banjir di Taman Sari Persada perlahan mulai surut sekitar pukul 23.00 WIB Senin (18/5/2026). Hingga Selasa (19/5/2026), kondisi wilayah tersebut telah kembali normal dan jalanan terpantau dapat dilalui kendaraan seperti biasa.

0 Komentar