Tiga Talenta Matematika Bandung Amankan Tiket Grand Final The Genius Math League 2026

Tiga Talenta Matematika Bandung Amankan Tiket Grand Final The Genius Math League 2026
Tiga Talenta Matematika Bandung Amankan Tiket Grand Final The Genius Math League 2026
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Persaingan talenta matematika di Kota Bandung berlangsung sengit dalam Regional Offline Qualification The Genius Math League (TGML) 2026, Sabtu (12/9/2026).

Digelar di Multipurpose Hall CRCS Lantai 3, ITB Ganesha Campus, ajang tersebut mempertemukan peserta dari berbagai jenjang pendidikan untuk menguji kemampuan matematika sekaligus ketangkasan dalam berpikir dan mengambil keputusan.

Dari rangkaian kompetisi yang berlangsung, tiga peserta terbaik Bandung akhirnya berhasil mengamankan tiket menuju Grand Final Championship The Genius Math League 2026.

Baca Juga:Mazda Bawa Dua SUV Terbaru ke Bandung, CX-5 dan CX-30 Jadi Andalan di BCA Expo 2026GAC Indonesia Bawa Harga Spesial di GIIAS Bandung 2026, Ada Kesempatan Bawa Pulang AION Y Plus

Mereka adalah Peter Euan Ridjab, siswa kelas IX SMP Kolese Kanisius; Linggar Nur Ashari, mahasiswa Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB); serta Kyanu Omar Eagan, mahasiswa STEI-R ITB.

Ketiganya selanjutnya akan bergabung dengan para finalis dari sejumlah regional lainnya untuk memperebutkan posisi terbaik dalam babak puncak kompetisi matematika tersebut.

The Genius Math League 2026 diselenggarakan TechConnect sebagai bagian dari rangkaian Sinar Mas Digital Day 2026. Kompetisi ini menawarkan total hadiah mencapai Rp1 miliar.

Tak Hanya Adu Cepat Menghitung

Berbeda dari kompetisi matematika yang hanya berfokus pada kemampuan memperoleh jawaban, TGML 2026 dirancang dengan tantangan yang menuntut peserta memiliki kemampuan berpikir lebih menyeluruh.

Kecepatan dalam memproses persoalan, ketepatan menentukan jawaban, strategi menghadapi tantangan, hingga kemampuan memecahkan masalah dalam tekanan waktu menjadi bagian penting yang harus dikuasai peserta.

Project Manager The Genius Math League, Raadhiyah Mardhiyyah, mengatakan kompetisi tersebut memang dirancang untuk menghadirkan tantangan yang lebih luas daripada sekadar kemampuan menghitung.

“The Genius Math League 2026 memang membawa perspektif bahwa kemampuan seseorang tidak selalu ditentukan oleh usia maupun jenjang pendidikannya. Karena itu, peserta dari berbagai jenjang memiliki kesempatan untuk berada di arena kompetisi yang sama dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” kata Raadhiyah.

Baca Juga:Pasukan bodrex Ajak Generasi Muda Luangkan 5 Menit untuk Jeda, Ada Hadiah Rp1 MiliarTelkomsel Buka GraPARI Sukanagara, Warga Cianjur Selatan Kini Lebih Mudah Akses Layanan Digital

Menurutnya, konsep tersebut membuat setiap peserta dituntut mampu mempertahankan konsistensi penampilan sejak babak awal. Sebab, semakin jauh kompetisi berjalan, persaingan semakin ketat dan hanya peserta dengan performa terbaik yang mampu bertahan.

Rangkaian kompetisi diawali dengan Round 1 – Elimination Circuit. Peserta kemudian menghadapi Round 2 – Precision Sprint, sebelum enam peserta terbaik ditetapkan untuk melaju sebagai semifinalis.

0 Komentar