JABAR EKSPRES – Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Arief Wibisono (25), dilaporkan diduga hilang usai tersesat di jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/5/2026).
Mendapat laporan tersebut, Basarnas melalui Kantor SAR Bandung langsung menerjunkan personel untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan korban diketahui melakukan pendakian bersama dua rekannya pada Sabtu (9/5/2026) melalui jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda.
Baca Juga:Kebijakan WFH ASN Bawa Efisiensi Energi 44 Persen di Kabupaten BogorRibuan Pelari dari 44 Negara Ramaikan Red Dress Run, Sport Tourism Jateng Kian Mendunia
“Rombongan pendaki berjumlah tiga orang memulai pendakian sekitar pukul 07.45 WIB menuju Puncak Mega dan tiba sekitar pukul 12.00 WIB,” kata Ade, Senin (11/5/2026).
Setelah beristirahat kurang lebih satu jam di puncak, ketiganya memutuskan turun kembali menuju basecamp Gunung Puntang.
Namun saat perjalanan turun, korban berjalan lebih dahulu meninggalkan dua rekannya. Ketika kedua rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, Arief belum juga terlihat kembali.
Pencarian awal sempat dilakukan secara mandiri oleh rekan korban bersama ranger basecamp hingga pukul 22.00 WIB. Namun hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan.
“Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Bandung langsung berkoordinasi dengan pelapor serta Ranger Pasir Kuda,” ujar Ade.
Ia menambahkan, satu tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan menempuh perjalanan darat sejauh sekitar 45,7 kilometer menggunakan kendaraan rescue.
Tim rescue kemudian bergabung dengan unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus memperluas pencarian.
Baca Juga:Harga Solar Industri Naik, Gubernur Jateng Kawal Aspirasi Nelayan ke Pemerintah PusatPemkab Bandung Matangkan Sistem Peringatan Dini Banjir, Warga Rawan Banjir Disiapkan Lebih Siaga
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kantor SAR Bandung, Brimob, serta Tim Ranger Pasir Kuda. Peralatan yang dikerahkan meliputi rescue car compartment, perlengkapan mountaineering, alat medis, perangkat komunikasi, hingga alat pelindung diri (APD).
“Hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan,” pungkasnya.
