JABAR EKSPRES – Koperasi Kujang Salapan Ngahiji mulai mengembangkan Green House Kopi di Padalarang untuk memperkuat ekonomi petani kopi lokal sekaligus membuka peluang usaha baru di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Ketua Koperasi Kujang Salapan Ngahiji, Miko Napitupulu mengatakan, keberadaan Green House Kopi tersebut menjadi langkah untuk mengaktifkan kembali fungsi koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Tujuan utamanya tentu untuk mengaktifkan kembali koperasi yang sesungguhnya. Kami meluncurkan kopi dari satu biji, tetapi bisa menghadirkan banyak rasa,” kata Miko saat peresmian Green House Kopi di Padalarang.
Baca Juga:DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 Berakhir, 10 Student-Athlete Ini Melanjutkan Mimpinya ke AmerikaPemkot Bandung Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Perbaikan Jalan 2026, Fokus pada Pemeliharaan hingga Pengaspalan
Menurutnya, filosofi kopi tersebut menggambarkan kehidupan manusia yang memiliki beragam rasa. Nilai itu menjadi dasar untuk membangun rasa memiliki di antara anggota koperasi dan para petani agar usaha yang dijalankan dapat berkembang bersama.
“Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki di antara para anggota dan petani,” ujarnya.
Saat ini, pengembangan koperasi masih berfokus di wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung Barat.
Namun ke depan, pihaknya menargetkan pengembangan usaha dapat menjangkau wilayah yang lebih luas.
Ia menegaskan, seluruh pengurus dan petani harus tetap konsisten menjalankan perannya masing-masing demi menjaga pertumbuhan koperasi.
“Yang penting tidak ada saling menjatuhkan, melainkan bersaing secara sehat demi kemajuan bersama,” katanya.
Miko menjelaskan, Green House Kopi yang kini hadir di Padalarang diharapkan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat dan petani kopi lokal.
Baca Juga:Tangis Haru Valentina dan Kisah Kebermanfaatan Program Sekolah Kemitraan Pemprov JatengHRTA Tancap Gas di Awal 2026, Pendapatan Melonjak Hampir 200 Persen
Pihaknya juga membuka peluang bagi petani dari berbagai daerah untuk bergabung bersama Koperasi Kujang Salapan Ngahiji.
“Kami ingin bersinergi menghidupkan ekonomi petani sekaligus membangun dunia kopi baru di kawasan Padalarang,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, pengembangan koperasi tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah dinas di Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya memperkuat ekonomi daerah.
Ke depan, koperasi tidak hanya mengembangkan usaha kopi, tetapi juga membuka peluang pengembangan komoditas lain seperti tembakau hingga produk UMKM rumahan agar dapat berkembang bersama di bawah naungan koperasi.
Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan brand kopi khas milik Koperasi Ngahiji yang nantinya akan diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat.
