JABAR EKSPRES – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan setelah seorang siswa SMK di Samarinda, Kalimantan Timur, meninggal dunia.
Peristiwa ini menjadi viral di media sosial dan memicu berbagai spekulasi publik, termasuk dugaan bahwa sepatu yang terlalu sempit menjadi pemicu kondisi fatal tersebut.
Korban diketahui bernama Mandala Rizky Syaputra, siswa kelas XI yang sebelumnya sempat mengeluhkan pembengkakan pada bagian kaki.
Baca Juga:Iqbal Maju Jadi Calon Tunggal Ketum Kadin Kabupaten Bandung, Usung Konsep ‘Kadin Kolaboratif’bank bjb Dorong Generasi Muda dan UMKM Naik Kelas Lewat Seminar Career Compass di Universitas Pasundan
Informasi ini cepat menyebar di berbagai platform digital, memicu kekhawatiran sekaligus perdebatan di kalangan warganet.
Namun, pihak sekolah menegaskan bahwa penyebab kematian siswa tersebut belum dapat dikaitkan secara langsung dengan penggunaan sepatu yang sempit.
Dalam pernyataan resminya, sekolah menyebut belum ada diagnosis medis yang memastikan hubungan antara kondisi kaki korban dan penyebab meninggal dunia.
“Tanpa adanya diagnosis medis yang lengkap, sepatu tidak bisa disimpulkan sebagai penyebab kematian,” tulis pihak sekolah dalam klarifikasi yang diunggah di media sosial.
Pihak sekolah juga menjelaskan bahwa tidak ditemukan luka fisik pada kaki korban, baik di bagian tumit maupun jari.
Pembengkakan hanya terlihat pada bagian punggung kaki, sehingga memerlukan analisis medis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pastinya.
Apakah Sepatu Sempit Bisa Menyebabkan Kematian?
Menanggapi kasus ini, dokter spesialis ortopedi konsultan kaki dan pergelangan, dr. Langga Sintong, SpOT(K), menjelaskan bahwa pembengkakan pada kaki memang tidak boleh dianggap sepele.
Meski demikian, kemungkinan kondisi tersebut berujung fatal tergolong sangat jarang.
Menurutnya, pembengkakan bisa saja terjadi akibat gangguan aliran darah.
Baca Juga:Vivo T5 Pro Resmi Rilis di RI, Performa Gahar, Baterai Jumbo, Harga RamahHonda Kenalkan Motor Hasil Kawinan PCX dan Vario, Ini Wujudnya
Dalam kondisi tertentu, hal ini berpotensi menyebabkan terbentuknya gumpalan darah atau blood clot.
“Jika pembuluh darah tersumbat, bisa mengganggu sirkulasi. Dalam kasus ekstrem, gumpalan darah dapat berkembang menjadi deep vein thrombosis dan berisiko lepas ke paru-paru,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan bahwa skenario tersebut sangat jarang terjadi, terutama jika hanya disebabkan oleh penggunaan sepatu yang sempit.
Viral di Media Sosial
Kasus ini menjadi perhatian luas karena menyebar cepat di media sosial dan memicu berbagai asumsi yang belum tentu benar.
