Lima Jabatan Strategis Kosong, DPRD Bandung Barat Wanti-wanti Kinerja Pemerintahan

Sejumlah pejabat di KBB saat diambil sumpah jabatan. Dok Diskominfotik KBB
Sejumlah pejabat di KBB saat diambil sumpah jabatan. Dok Diskominfotik KBB
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kekosongan lima jabatan kepala dinas di Bandung Barat belum juga terisi, meski perannya dinilai krusial dalam pemerintahan.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi efektivitas pengambilan kebijakan serta kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Meski saat ini posisi tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt.), namun peran pejabat definitif tetap penting untuk memastikan arah kebijakan berjalan optimal.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Muhammad Mahdi, menegaskan bahwa pengisian jabatan strategis tersebut tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa karena menyangkut keberlangsungan kinerja pemerintahan daerah.

Baca Juga:Jembatan Darurat Sungai Cigoha Kembali Ambruk, Warga Tanjungsari Terpaksa Putar JauhLong Weekend May Day 2026, Wisata Murah di Tasikmalaya Diserbu Warga

“Jabatan ini memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan, sehingga pengisiannya harus benar-benar selektif agar tidak berdampak pada kinerja OPD,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Mahdi mengungkapkan, proses pengisian lima jabatan tersebut saat ini tengah berjalan melalui mekanisme open bidding. DPRD pun terus melakukan koordinasi dengan Bupati Bandung Barat untuk memantau perkembangan seleksi.

Menurutnya, proses penentuan kepala dinas membutuhkan berbagai tahapan dan pertimbangan, mulai dari aspek kompetensi, integritas, hingga kesiapan kandidat dalam menjalankan tugas.

“Dari penjelasan BKPSDM, prosesnya memang tidak sederhana. Ada banyak tahapan yang harus dilalui agar pejabat yang terpilih benar-benar mampu bekerja maksimal,” jelasnya.

Meski masih terdapat kekosongan jabatan definitif, Mahdi memastikan pelayanan publik tetap berjalan dan tidak mengalami gangguan signifikan. Hal itu karena posisi tersebut saat ini diisi oleh Plt. yang dinilai mampu menjalankan tugas dengan baik.

“Pelayanan tetap berjalan karena sudah ada Plt. yang mengisi, jadi tidak sampai menghambat secara signifikan,” katanya.

Ia menambahkan, proses open bidding dilakukan secara terbuka dan profesional, mencakup seleksi administrasi hingga uji kompetensi. Mahdi pun optimistis pengisian lima jabatan kepala dinas tersebut dapat segera rampung.

Baca Juga: Terowongan Tugu Pancakarsa Sentul Terendam Banjir, Drainase Tersumbat Sampah Jadi PemicuMenkop Siapkan Skema Baru, Merek Kolektif UMKM Bisa Jadi Jaminan Kredit Bank

“Targetnya dalam waktu dekat bisa selesai. Berdasarkan komunikasi terakhir, paling lambat Mei 2026 posisi tersebut sudah terisi,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar