Jabar Ekspres – Aktivitas pengerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi dihentikan sementara.
Keputusan ini diambil setelah material longsor menerjang area proyek pada Jumat (1/5/2026) siang.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Jawa Bagian Tengah, Ferdyan Hijrah Kusuma, memastikan kejadian tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Baca Juga:AussieBanget Corner Hadir di Telkom University, Dubes Rod Brazier Dorong Kolaborasi Pendidikan RI–AustraliaRoaMAX Haji Telkomsel Bikin Jemaah Jawa Barat Lebih Tenang, Kuota Tembus 42GB dan Akses 5G di Tanah Suci
“Pada saat longsor terjadi, lokasi dalam kondisi tanpa aktivitas dan tidak terdapat korban jiwa,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Ia menyebut, longsor terjadi di area rencana outlet PLTA Upper Cisokan. Sebagai langkah antisipasi, PLN langsung menghentikan sementara seluruh aktivitas proyek serta mensterilkan area yang terdampak dan berpotensi rawan longsor.
“Area terdampak telah kami sterilkan dan seluruh aktivitas pekerjaan untuk sementara dihentikan sebagai langkah mitigasi,” katanya.
Ferdyan menambahkan, pihaknya juga mengingatkan seluruh pekerja untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, sembari menunggu hasil kajian teknis dari tim di lapangan.
“Saat ini lokasi masih dalam proses peninjauan oleh tim engineer untuk memastikan kondisi aman sebelum aktivitas dilanjutkan kembali,” pungkasnya. (Wit)
