Management Justus Group menyebutkan bahwa acara ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perempuan Indonesia sekaligus upaya menjaga eksistensi budaya agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Marcom Manager Justus Group, Fariz Pinuji, menegaskan bahwa momentum ini sengaja dihadirkan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya akar budaya.
“Tempayan memang spesialis restoran Indonesia, kami ingin ikut merayakan budaya Indonesia. Kami ingin customer tidak lupa dengan tradisi dan sejarah,” ujar Fariz, Sabtu (24/4/2026).
Baca Juga:Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi Industri NasionalWujudkan Kepedulian Dunia Pendidikan, BRI Bandung Salurkan Beasiswa Rp220 Juta ke Universitas Kristen Maranata
Ia juga menambahkan, kolaborasi dengan pelaku UMKM batik menjadi bagian dari upaya memperluas eksposur produk budaya lokal.
“Kita punya tempat dan traffic yang cukup besar, kenapa tidak kita manfaatkan untuk membantu memperkenalkan batik kepada pelanggan Tempayan?” katanya.
Melalui perpaduan budaya, fashion, dan kuliner, “Kartini in KINA” diharapkan menjadi lebih dari sekadar perayaan.
Acara ini menjadi pengingat bahwa semangat Kartini terus hidup—dalam keberanian perempuan masa kini untuk melangkah, berkarya, dan tetap berakar pada budaya bangsa.
