Status sebagai kota terbersih tidak lantas membuat Ciamis lepas dari pengawasan. Sebaliknya, pemerintah pusat justru meningkatkan pengawasan agar prestasi ini tetap terjaga.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen dan konsistensi Bupati Herdiat Sunarya yang terus mendorong gerakan kebersihan secara berkelanjutan, bahkan setelah berbagai penghargaan diraih.
Saat ini, sejumlah pemerintah kabupaten dan kota dari berbagai provinsi telah mengirimkan rombongan ke Ciamis untuk studi banding.
Baca Juga:Raih Adipura Kencana 2025, Ciamis Dinobatkan Kabupaten Terbersih di JabarWakapolres Ciamis Pimpin Penggerebekan, 2.610 Botol Miras Ilegal Milik Pensiunan BUMD Disita
Mereka mempelajari mulai dari sistem pengumpulan sampah rumah tangga, pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), hingga mekanisme pemberdayaan masyarakat melalui bank sampah.
Perwakilan daerah yang datang mengakui bahwa model Ciamis relatif mudah ditiru karena tidak membutuhkan investasi teknologi mahal, melainkan perubahan perilaku warga.
Pemerintah Kabupaten Ciamis berencana memperkuat regulasi tentang pengelolaan sampah terpadu. Selain itu, sosialisasi kepada warga baru dan generasi muda juga akan digencarkan agar budaya bersih tidak pudar di masa depan. (CEP)
