Serius Tata Kawasan Puncak, Kementrian PU Apresiasi Pemkab Bogor

Pemkab Bogor Komitmen Tata Kawasan Puncak, Kementrian PU Beri Apresiasi. Foto Diskominfo Kabupaten Bogor
Pemkab Bogor Komitmen Tata Kawasan Puncak, Kementrian PU Beri Apresiasi. Foto Diskominfo Kabupaten Bogor
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengapresiasi langkah cepat dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menata kawasan Puncak secara terpadu.

Kawasan wisata unggulan tersebut kini ditetapkan sebagai prioritas penataan kawasan strategis nasional.

Penataan kawasan Puncak menjadi fokus utama Pemkab Bogor karena dinilai sebagai wajah daerah sekaligus pintu gerbang pariwisata di tingkat nasional.

Baca Juga:Kasus Dugaan Korupsi Disnaker Cimahi, Pemkot Janji Perketat PengawasanSedang Bermain Air, Bocah 4 Tahun Hanyut di Selokan di Bojonggede Bogor

Upaya ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan, mengurai kemacetan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Awal Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Kawasan Strategis Tahun Anggaran 2026 yang digelar Rabu (22/4/2026).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan.

Ia optimistis penataan terpadu akan menjadikan kawasan Puncak lebih tertib, nyaman, dan representatif.

“Dengan sinergi lintas sektor dan komitmen bersama, kawasan Puncak diharapkan menjadi kawasan yang tertib, nyaman, dan representatif sebagai wajah Kabupaten Bogor di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memaparkan konsep penataan kawasan Puncak di hadapan perwakilan pemerintah pusat.

Ajat menegaskan, penataan kawasan Puncak tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia menyebut, pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, dengan memprioritaskan titik-titik kemacetan utama.

Baca Juga:Pembangunan Tower di Cijeruk Disorot, Kecamatan Minta Aktivitas Dihentikan SementaraDua Pelajar Disiram Air Keras di Parung Panjang, Polisi: Pelaku Masih Diselidiki

“Penanganan Puncak harus dimulai dari bawah. Tidak mungkin kita menata kawasan Gunung Mas tanpa memperbaiki Simpang Gadog terlebih dahulu. Titik-titik ini menjadi simpul kemacetan akibat tingginya aktivitas persimpangan serta gangguan samping seperti bangunan liar dan PKL,” ujar Ajat.

Menurutnya, perhatian pemerintah pusat tidak lepas dari keseriusan dan langkah nyata yang telah dilakukan Pemkab Bogor.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menata kawasan strategis tersebut.

Pemkab Bogor kini terus mempercepat penataan dari Simpang Gadog hingga perbatasan Cianjur.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan keterpaduan kawasan, mengurangi kemacetan kronis, sekaligus memperkuat daya tarik Puncak sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

0 Komentar