Pemda KBB Guyur Rp16 Miliar untuk Insentif Ketua RT dan RW

Ilustrasi: Uang kertas rupiah. Dok Pixabay
Ilustrasi: Uang kertas rupiah. Dok Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan insentif bagi 11 ribu RT dan RW di 165 desa akan segera dicairkan dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, Dudi Supriadi, mengatakan anggaran sekitar Rp16 miliar telah disiapkan dan saat ini berada di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

“Anggaran sudah tersedia dan saat ini tengah kami dorong percepatan pencairannya agar bisa segera disalurkan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga:Kasus Dugaan Korupsi Disnaker Cimahi, Pemkot Janji Perketat PengawasanSedang Bermain Air, Bocah 4 Tahun Hanyut di Selokan di Bojonggede Bogor

Ia menjelaskan, keterlambatan pencairan sebelumnya dipicu perubahan mekanisme penyaluran. Jika sebelumnya insentif disalurkan melalui kecamatan, kini skemanya dialihkan menjadi bantuan keuangan kabupaten (BKK) sehingga memerlukan penyesuaian administrasi.

“Perubahan mekanisme ini membuat prosesnya harus disesuaikan kembali, sehingga membutuhkan waktu,” jelasnya.

Pada tahap awal, DPMD bersama para camat sempat mengusulkan agar skema lama tetap dipertahankan. Usulan itu bahkan dibahas bersama Badan Anggaran DPRD KBB guna menjaga efektivitas koordinasi di tingkat wilayah.

Namun, kebijakan akhirnya menetapkan penyaluran dilakukan melalui skema bantuan keuangan kabupaten, mengikuti ketentuan administrasi yang berlaku.

Untuk mempercepat realisasi, DPMD kini terus berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Bappelitbangda dan BKAD.

“Kami terus konsolidasi lintas OPD agar prosesnya bisa segera rampung dan tidak berlarut,” katanya.

Dudi memastikan anggaran insentif tersebut tidak mengalami pengurangan dan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Dana Rp16 miliar itu diperuntukkan bagi 2.434 RW dan 9.183 RT di seluruh wilayah Bandung Barat.

Baca Juga:Pembangunan Tower di Cijeruk Disorot, Kecamatan Minta Aktivitas Dihentikan SementaraDua Pelajar Disiram Air Keras di Parung Panjang, Polisi: Pelaku Masih Diselidiki

“Anggaran masih utuh dan sudah tersedia. Tinggal proses pencairannya yang kami kejar,” tegasnya.

Ia menargetkan pencairan dapat dilakukan dalam waktu dekat, bahkan diupayakan sebelum Hari Raya Idul Adha.

Saat ini, pemerintah daerah juga tengah menyempurnakan petunjuk teknis (juknis) penyaluran agar proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Juknis sedang kami finalisasi agar penyaluran nanti tidak menimbulkan kendala di lapangan,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar