Ia juga menilai penggunaan gas 3 kg kurang praktis karena harus sering mengganti tabung.
Harga Bahan Pokok Ikut Jadi Kekhawatiran
Bagi masyarakat, persoalan utama bukan hanya kenaikan gas, tetapi efek berantai terhadap harga kebutuhan lainnya.
Vivi mengaku harga sejumlah bahan pokok sudah lebih dulu naik sejak Ramadhan dan belum turun hingga sekarang.
Baca Juga:DJP Bakal Pungut PPN Jalan Tol Mulai 2028Brock Lesnar Pensiun usai Dikalahkan Oba Femi di WrestleMania 42
Beberapa komoditas yang disebut masih mahal antara lain Ayam potong, Cabai, Daging sapi, Bumbu dapur.
Jika harga energi terus naik, masyarakat khawatir biaya distribusi dan produksi ikut terdorong naik, sehingga harga kebutuhan sehari-hari semakin membebani rumah tangga.
Warga Minta Pemerintah Jaga Harga Subsidi
Di tengah situasi tersebut, masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan stok gas subsidi tetap aman.
Warga menilai gas 3 kg seharusnya tetap dilindungi agar tidak ikut naik atau disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.
“Semoga yang lain tidak ikut naik. Kalau bisa yang subsidi tetap ditahan, jangan sampai ikut naik juga,” kata Dimas.
Kenaikan harga elpiji nonsubsidi menunjukkan betapa sensitifnya sektor energi terhadap kehidupan masyarakat.
Ketika gas naik harga, dampaknya bukan hanya dirasakan pengguna langsung, tetapi juga bisa menjalar ke harga pangan, usaha kecil, hingga daya beli masyarakat.
Baca Juga:KPK Bongkar 8 Potensi Korupsi di Program Makan BergiziPlatform Investasi Saham Amerika Ramah Untuk Pemula
Karena itu, kebijakan penyesuaian harga dinilai perlu diiringi pengawasan distribusi yang ketat serta perlindungan bagi kelompok rentan agar tidak menimbulkan gejolak di lapangan.
