JABAR EKSPRES – Polda Metro Jaya melalui akun sosial media resminya membagikan informasi terkait modus penipuan baru dengan cara pencurian identitas suara.
“Waspada!, Satu kata dari Anda bisa berujung petaka. Pernah menerima telepon dari nomor tidak dikenal, tapi saat diangkat… hanya ada keheningan?” tulis akun @poldametrojaya dalam unggahannya.
Telepon tanpa suara ini bukanlah salah sambung atau gangguan jaringan, hal ini disengaja agar penerima telepon terpancing untuk mengeluarkan suara.
Baca Juga:Naskah Khutbah Jumat tentang Bersatunya Umat membangun Kekuatan GlobalBerapa Besaran Gaji ke 13 ASN dan Pensiunan Tahun 2026? Berikut Daftar Lengkapnya
Jika mendapatkan telepon seperti ini, bisa jadi Anda mungkin sedang menjadi target pencurian identitas suara.Jika sampai penerima telepon mengucapkan “Halo” atau “Siapa ini?”, maka pelaku akan langsung merekam sampel suara tersebut dengan jernih.
Setelah itu, dengan menggunakan kecerdasan buatan, rekaman pendek tadi diolah menjadi tiruan suara yang identik dengan aslinya.
Suara kloningan tersebut nantinya digunakan untuk menipu keluarga atau teman melalui skenario darurat , misalnya kecelakaan, tertangkap polisi, atau permintaan dana darurat.
”Jika Anda menerima telepon dari nomor tidak dikenal, terapkan protokol “Silent First”,” tambahnya.
Apa itu protokol “Silent Firts”, yakni upaya pencegahan agar penerima telepon tidak sampai menjadi korban pencurian identitas suara.
apa yang harus dilakukan, berikut pemaparannya :
– Jangan Memulai Pembicaraan
Biarkan penelepon yang bicara duluan. Hindari Kata “Iya” atau “Halo”, karena kata-kata ini sering digunakan sebagai basis kloning. Jika dalam 3 s/d 5 detik tetap hening, segera matikan telepon.
– Gunakan Aplikasi identifikasi telepon
Pasang aplikasi pendukung untuk melihat identitas atau tag nomor sebelum mengangkat.
Baca Juga:Cara Mudah Aktifkan Anti-Theft Alarm Honda Stylo 1608 Kebiasaan Baik yang Bisa Mendetoks Tubuh Secara Alami, Usir Racun Tanpa Disengaja
– Periksa tag atau label yang diberikan pengguna lain pada nomor tersebut.
Jika nomor tersebut ditandai sebagai “Penipuan”, “Spam”, atau “Telepon Hening”, segera blokir tanpa perlu mengangkatnya.
– Buat “Kata Sandi” Keluarga
Jika ada kerabat menelepon meminta bantuan darurat dengan suara yang mirip, mintalah “kata sandi rahasia” yang hanya diketahui keluarga inti untuk verifikasi.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Sudah Terlanjur Bersuara?
– Jangan Panik: Tidak perlu takut berlebihan, namun tetap waspada.
– Edukasi Kontak Terdekat: Beritahu keluarga anda bahwa anda baru saja menerima telepon mencurigakan dan minta mereka mengabaikan jika ada permintaan aneh atas nama Anda.
