JABAR EKSPRES – Sebanyak 426 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis menjalani proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pada Selasa (26/5/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, ini berlangsung di Gedung KH Irfan Hielmy, Komplek Islamic Center, Ciamis.
Prosesi tersebut mencakup pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, pengukuhan pejabat pengawas, serta pengambilan sumpah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemerintah Kabupaten Ciamis menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan organisasi pemerintahan sekaligus upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat Sunarya menegaskan bahwa pelantikan bukan hanya seremoni pergantian jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada rekan-rekan yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya,” ujar Herdiat.
Baca Juga:Usai 3 Hari Hilang, Pria di Citereup Bogor Ditemukan Tewas dalam SumurAngkot Adu Banteng dengan Truk Tangki Air di Cibungbulang Bogor, 3 Orang Luka
Ia mengingatkan bahwa tugas utama ASN adalah sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, seluruh aparatur diminta mengedepankan pelayanan yang ramah, tulus, dan ikhlas. “Sebagai pelayan masyarakat, layani masyarakat dengan sebaik-baiknya, ramah, tulus dan ikhlas. Jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan pelayanan yang baik,” kata Herdiat. Bupati menambahkan bahwa ASN yang tidak menjalankan tugas pelayanan dengan baik dapat dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Secara khusus, Herdiat juga memberikan perhatian kepada para camat, lurah, hingga kepala wilayah. Ia menyebut jabatan tersebut merupakan perpanjangan tangan kepala daerah di tingkat wilayah. “Tidak ada kata lelah dalam melayani masyarakat. Pagi, siang, malam, bahkan tengah malam sekalipun harus siap ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya.
Selain soal pelayanan, Bupati Herdiat juga mengakui bahwa kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi tantangan. Menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis sedang dalam kondisi terbatas dan mengalami defisit. Meski begitu, ia meminta kondisi tersebut tidak menurunkan semangat kerja seluruh aparatur. “APBD kita memang tidak sedang baik-baik saja. Namun saya berharap kondisi ini tidak menjadi keresahan. Keterbatasan harus diimbangi dengan semangat kerja yang lebih baik,” ucapnya.
